Kompas.com - 23/02/2016, 06:30 WIB
EditorErvan Hardoko
BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Seorang pria mabuk mengejutkan seluruh penumpang penerbangan Air India dari India menuju Birmingham, Inggris.

Bagaimana tidak, pria bernama Jinu Abraham itu tiba-tiba berdiri di lorong kabin penumpang, memelorotkan celananya dan buang air kecil di tempat itu.

Tak hanya itu, Jinu bersikap agresif terhadap kru pesawat saat diingatkan. Alhasil, pria ini harus diikat hingga pesawat mendarat.

Harian Birmingham Mail mengabarkan, Jinu menjadi agresif setelah mengonsumsi minuman keras. Dia bahkan menolak saat diminta untuk duduk kembali di kursinya.

Akibat kondisinya itu, kru kabin menolak memberinya tambahan minuman keras dan mereka memperingatkan Jinu terkait perilakunya.

"Namun, sekitar 40 menit menjelang pendaratan, dia melepas celana panjangnya dan berdiri di lorong kabin penumpang," kata John Cardiff, jaksa di wilayah Birmingham.

"Setelah melepaskan celananya dia lalu buang air kecil di lantai dan di kursi penumpang," lanjut Cardiff.

Akhirnya, lanjut Cardiff, Jinu harus diikat dengan menggunakan borgol plastik dan sabuk pengaman hingga pesawat itu mendarat.

Saat ditanyai petugas di bandara, Jinu mengatakan, dia mengonsumsi dua sloki wiski. Dia juga mengaku menenggak obat anti-depresi sehingga dia sama sekali tak ingat apa yang terjadi.

Di pengadilan, kuasa hukum Jinu, Alan Newport mengatakan, pria itu sedang menjalani perawatan akibat depresi akibat kematian bayinya.

Selain itu, sang istri sudah kembali ke India membawa anak mereka yang baru berusia 15 bulan.

"Sayangnya, akibat kesalahpahaman di bandara India, obat-obatan klien saya tertahan. Tanpa obat itu dia sangat gugup saat terbang ditambah kekhawatiran terhadap istrinya," ujar Newport.

Jinu, ujar Newport, mencoba mengobati dirinya sendiri yang sayangnya justru mengakibatkan masalah.

Pengadilan Birmingham akhirnya memutuskan Jinu terbukti mabuk di dalam pesawat dan dijatuhi denda 300 poundsterling atau sebesar Rp 5,7 juta.

Dia juga harus membayar ganti rugi untuk pihak maskapai sebesar 500 poundsterling atau sekitar Rp 9,5 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mirror
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.