Kompas.com - 19/02/2016, 05:00 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
WANGARATTA, KOMPAS.com - Sekumpulan tanaman liar kering yang tumbuh dengan cepat menjejali  rumah-rumah di Wangaratta, sebuah kota kecil di negara bagian Victoria, Australia.

Kondisi cuaca yang sangat kering menyebabkan gulma-gulma menumpuk setiap hari di pekarangan rumah-rumah yang berderet wilayah timur laut Victoria itu.

Tanaman kering liar ini dikenal dengan sebutan hairy panic. Hairy panic juga dikenal dengan nama Latin Panicum effusum. Ini adalah jenis rumput yang ditemukan di setiap negara bagian Australia.

Para warga frustrasi dengan situasi ini. Mereka harus menghabiskan waktu selama berjam-jam untuk membersihkan gulma-gulma tersebut. Tumpukan gulma dan rumput kering bisa setinggi atap.

"Pekerjaan ini menguras fisik dan lebih-lebih lagi, mental," keluh seorang warga, Pam Twitchett mengatakan pada stasiun televisi Prime7 News Albury.

Rumput itu tumbuh sangat cepat dan disebut dapat menyebabkan kondisi fatal bagi domba yang memakannya.

Dokter hewan dari Wangaratta, Richard Evans mengatakan, racun yang ada dalam gulma tersebut akan hilang setelah mengering.

"Tanaman itu tidak membunuh anjing-anjing dan kucing-kucing peliharaan warga, itu hanya mengakibatkan segalanya berantakan saja," kata dia.

Sejumlah laporan mengatakan, pihak berwenang tidak dapat membantu para warga menyingkirkan semak-semak kering ini, karena tidak menimbulkan ancaman kebakaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.