Kompas.com - 18/02/2016, 07:30 WIB
EditorGlori K. Wadrianto
KOMPAS.com - Army of Islam, sebuah kelompok Islamis Suriah merilis video yang memperlihatkan sebuah lokasi yang mereka sebut kota bawah tanah di wilayah Damaskus, Suriah. 

Tempat itu disebut dipergunakan oleh rezim di Suriah untuk menjalankan operasi komando militer di Damaskus dan tempat lain di negara yang hancur karena perang tersebut.

Salah satu kelompok pemberontak terbesar di Damaskus tersebut menyatakan, operasi untuk mengambil alih kawasan itu berlangsung setelah pertempuran sengit dengan pasukan Bashar al-Assad di Harasta, di timur laut Damaskus.

Seperti berita yang dilansir VOA Indonesia, Kamis (18/2/2016), serangan telah dilancarkan sejak September tahun lalu, oleh mantan panglima kelompok pemberontak Zahran Alloush. Namun Zahran akhirnya tewas pada Desember lalu, menyusul serangan udara Pemerintah Suriah.

Menurut analisa seorang peneliti tentang keamanan Suriah, Oula A. Alrifai. pusat komando tersebut dipergunakan sebagai bangunan kedua, jika terjadi sesuatu pada bangunan utama di ibu kota.

Alrifai mengatakan, kehilangan pusat komando ini merupakan pukulan bagi rezim di Damaskus. Sebelumnya rezim Damaskus berhasil mempertahankan posisi mereka meskipun serangan pemberontak terus terjadi sejak permulaan perang saudara pada 2011 silam.

Disebutkan, kelompok pemberontak ini merebut fasilitas tersebut pada awal Februari 2016. Demikian klaim yang disampaikan Army of Islam dalam video yang dirilis minggu ini.

"Bangunan bawah tanah ini menjadi markas besar aparat keamanan dan badan intelijen militer," kata Alrifai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.