Apple Tolak Perintah Hakim untuk "Bongkar" iPhone Milik Penembak California

Kompas.com - 17/02/2016, 18:19 WIB
CEO Apple, Tim Cook AP PhotoCEO Apple, Tim Cook
EditorErvan Hardoko
SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Apple akhirnya menolak perintah seorang hakim untuk membantu FBI "membongkar" iPhone 5C yang digunakan salah seorang pelaku penembakan San Bernardino pada akhir tahun lalu.

"Pemerintah AS menuntut Apple untuk mengambil sebuah langkah yang belum pernah dilakukan yang akan membahayakan keamanan para pelanggan kami," kata CEO Apple Tim Cook lewat situs resmi perusahaan itu.

"Kami menentang perintah itu, yang memiliki implikasi jauh lebih besar dari kasus yang tengah ditangani," kata Cook.

Cook menambahkan, terlalu berisiko menyediakan perangkat lunak untuk membongkar produknya itu.


"Pemerintah AS meminta sesuatu yang kami tak miliki dan sesuatu yang kami anggap terlalu berbahaya untuk diciptakan. Pemerintah meminta kami membangun 'pintu belakang' untuk iPhone," kata Cook.

"Di tangan yang salah, perangkat lunak tersebut, meski saat ini belum ada, berpotensi untuk menembus iPhone milik seseorang," lanjut Cook.

"Meski pemerintah bersikukuh bahwa perangkat lunak itu hanya digunakan untuk kasus ini, mereka tak bisa memberikan jaminan itu," lanjut dia.

Sebelumnya, Shery Pym, hakim Pengadilan Distrik Los Angeles, memutuskan Apple harus memberikan "bantuan teknis yang masuk akal" kepada penyidik FBI untuk membuka data yang tersimpan dalam iPhone 5C milik Syek Rizawan Farook.

Bantuan itu termasuk melakukan bypass fungsi menghapus otomatis dan kode proteksinya sehingga FBI bisa mencoba berbagai kemungkinan sandi untuk kepentingan penyidikan.

Farook adalah salah seorang pelaku penembakan di San Bernardino, California, pada Desember tahun lalu.

Bersama istrinya, Farook menewaskan 14 orang dan melukai 22 orang lainnya sebelum keduanya tewas ditembak polisi.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X