Polisi India Pakai Ketapel Berpeluru Bola Cabai untuk Atasi Kerusuhan

Kompas.com - 16/02/2016, 07:01 WIB
Sejumlah polisi di India sedang berlatih menggunakan ketapel untuk mengatasi aksi unjuk rasa dan kerusuhan. via BBCSejumlah polisi di India sedang berlatih menggunakan ketapel untuk mengatasi aksi unjuk rasa dan kerusuhan.
EditorGlori K. Wadrianto
HISAR, KOMPAS.com - Aparat kepolisan di India Utara memutuskan untuk mengganti persenjataan modern yang selama ini dipakai untuk mengatasi kerusuhan dan aksi unjuk rasa dengan katapel berpeluru bola cabai.

Keputusan untuk mengganti meriam air dan gas air massa untuk pengendalian massa diambil karena diperkirakan persenjataan "tradisional" ini akan lebih efektif.

"Ini jauh lebih baik daripada harus menembakkan peluru karet yang dapat menyebabkan cidera," kata pejabat kepolisian di negara bagian Hisar Haryana, Anil Kumar Rao.

Anil mengatakan, ketapel dan bola cabai ini hanya akan digunakan dalam keadaan darurat demi meminimalisasi kerusakan dan jatuhnya korban luka. 

Selanjutnya, aparat kepolisian setempat kini tengah menjalani pelatihan untuk menggunakan ketapel. Adapun pelurunya terbuat dari bola karet yang berisi bubuk cabai.

Terkait kebijakan ini, muncul kekhawatiran dari warga yang merasa peluru cabai itu pun akan melukai. Namun, Kepala Kepolisian Distrik Jind Abhishek Jorwal membantahnya.

"Bola cabai tidak akan menyebabkan kerusakan permanen, tetapi akan efektif dalam mengendalikan pengunjuk rasa," kata Abhishek.

Sementara Anil berpendapat, senjata ini merupakan alat yang efektif untuk mencegah berkembangnya kerusuhan. "Sangat positif, senjata ini hemat biaya dan beradab. Jauh lebih baik daripada menembakkan peluru karet yang dapat menyebabkan cidera," kata dia lagi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X