Kompas.com - 10/02/2016, 17:41 WIB
Peluncuran roket jarak jauh Korea Utara. VOAPeluncuran roket jarak jauh Korea Utara.
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com — Satelit milik Korea Utara yang baru saja diluncurkan telah mencapai orbit dalam keadaan stabil. Namun, satelit tersebut tak terdeteksi mengirimkan data ke bumi.

Demikian disampaikan sebuah sumber ahli antariksa dari Amerika Serikat dikutip Reuters. Menurut sumber tersebut, sejauh ini, belum berfungsinya satelit itu menunjukkan bahwa Korea Utara gagal meyakinkan para ahli terkait kemajuan teknologi roket Pyongyang.

"Satelit sudah berada di orbit sekarang, sudah bisa dikendalikan," kata sumber dari pejabat AS itu, Rabu (10/2/2016).

Satelit Korea Utara kali ini, kata pejabat itu, tidak seperti satelit sebelumnya yang diluncurkan pada 2012 dan tak pernah stabil. Kendati demikian, satelit yang baru sekarang ini tak terkoneksi dengan bumi.

Peluncuran satelit dengan rudal jarak jauh oleh Korea Utara pada Minggu lalu memicu kemarahan negara-negara tetangga dan Amerika Serikat. Mereka menganggap peluncuran satelit ini sebagai bagian dari uji coba rudal jarak jauh. Peluncuran ini mengikuti uji coba nuklir keempat Korea Utara pada Januari 2016 lalu.

Presiden As Barack Obama berbicara kepada pemimpin Korea Utara dan Jepang melalui sambungan telepon Senin malam dan menjamin dukungan Washington kepada kedua negara itu.

Obama juga menyerukan respons kuat internasional atas peluncuran satelit tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X