Kompas.com - 10/02/2016, 10:04 WIB
Bernie Sanders (kiri) dan Donald Trump (kanan) ialah kandidat favorit dari partainya masing-masing. BBCBernie Sanders (kiri) dan Donald Trump (kanan) ialah kandidat favorit dari partainya masing-masing.
EditorEgidius Patnistik
MANCESTER, KOMPAS.com — Media di Amerika Serikat mengumumkan bahwa bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, dan bakal calon dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, menang dalam pemilihan pendahuluan di New Hampshire.

New Hampshire merupakan pemilihan pendahuluan kedua setelah Iowa pada pekan lalu, yang dimenangi Ted Cruz dari Partai Republik dan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Sejumlah tempat pemungutan suara di New Hampshire telah tutup. Namun, beberapa di antaranya akan tetap buka dalam beberapa jam ke depan.

Semua orang yang masih mengantre sesudah TPS ditutup diizinkan memberikan suara mereka.

Menurut sejumlah laporan, antrean tetap panjang di banyak TPS.

Akun Twitter Bernie Sanders (@BernieSanders) telah mengklaim kemenangan, sementara antrean di TPS masih panjang.

"Tolong, tetap dalam antrean, dan praktikkan demokrasi. Setiap suara sangat berarti," tulisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, jajak pendapat yang dilakukan ABC News menunjukkan, setengah jumlah pemilih Partai Republik mengharapkan kandidat yang "di luar lembaga politik".

Sementara itu, di Partai Demokrat, hanya seperempat pemilih yang mengatakan bahwa mereka menginginkan orang luar.

Jajak pendapat juga mengungkap bahwa 66 persen pemilih Partai Republik di New Hampshire menyetujui pelarangan Muslim masuk AS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X