Kompas.com - 09/02/2016, 14:07 WIB
Peluncuran roket jarak jauh Korea Utara. VOAPeluncuran roket jarak jauh Korea Utara.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Televisi pemerintah Korea Utara hari Minggu (7/2/2016) melaporkan negara itu meluncurkan roket jarak jauh dari lokasi peluncuran di Tongchang-ri, pantai barat Korea Utara.

Laporan itu mengatakan, peluncuran diperintahkan pemimpin negara itu, Kim Jong Un, dan "berhasil sangat baik," dan bahwa Korea Utara akan terus melakukan peluncuran roket seperti itu.

Presiden Korea Selatan Park Guen-hye dengan cepat mengecam peluncuran itu.

"Korea Utara mengabaikan peringatan komunitas internasional dan telah melakukan provokasi yang tidak bisa diterima dengan meluncurkan rudal jarak jauh setelah melakukan ujicoba nuklir keempat," ujarnya.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga mengecam keras peluncuran roket itu.

"Kami akan merespon dengan tegas, berkoordinasi erat dengan komunitas internasional. Kami juga akan melakukan yang terbaik guna menjamin keselamatan dan keamanan warga kami," katanya.

Di Markas Besar PBB di New York, Duta Besar Amerika Samantha Power menyerukan respon internasional yang keras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau tidak ada respon keras dan tegas dari komunitas internasional, Korea Utara akan terus menimbulkan ketegangan. Percepatan pembangunan program nuklir dan rudal balistik Korea Utara merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional, bagi perdamaian dan keamanan tidak hanya negara-negara tetangga Korea Utara tetapi juga seluruh dunia," ujarnya.

Korea Utara berkeras peluncuran itu misi antariksa yang damai. Tetapi adanya pelanggaran peraturan internasional menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan misi antariksa itu.

Banyak pengamat Barat curiga Korea Utara sedang berusaha mempercanggih teknologi rudal balistiknya, mengingat teknologi yang digunakan untuk menempatkan satelit ke antariksa juga bisa digunakan untuk mengirim senjata nuklir.

Sanksi PBB melarang Korea Utara melakukan ujicoba nuklir atau melakukan peluncuran dengan menggunakan teknologi rudal balistik.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.