Kompas.com - 04/02/2016, 14:50 WIB
Stasiun Peluncuran Satelit Sohae di Korea Utara. AFPStasiun Peluncuran Satelit Sohae di Korea Utara.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Korea Utara tampaknya tengah menyiapkan peluncuran misil jarak jauh. Demikian menurut Kementerian Pertahanan Korea Selatan dan media Jepang.

Aktivitas terlihat di stasiun peluncuran di pesisir barat negara yang terisolasi tersebut.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa pejabat Kementerian Pertahanan pada Kamis (4/2/2016) menyatakan bahwa mereka melihat aktivitas di situs di Dongchang-ri, lokasi stasiun peluncuran Sohae.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Moon Sang-gyun juga mengatakan bahwa militer Korea Selatan sedang meningkatkan kesiapan pertahanan udara sehingga siap mencegat rudal atau serpihan yang jatuh ke wilayahnya.

Korea Selatan juga sudah memerintahkan penerbangan komersial mengalihkan rutenya.

Televisi nasional Jepang, NHK, mengutip pejabat yang tak disebut namanya, juga melaporkan berita serupa akan aktivitas di Dongchang-ri, dan menambahkan bahwa peluncur bergerak yang membawa rudal balistik terlihat berpindah di dekat pesisir timur.

Kantor berita Korea Utara KCNA melaporkan pada Kamis bahwa Partai Pekerja Korea yang berkuasa mengadakan pertemuan komite sentral dan militer untuk membahas upaya "lebih memperkuat partai" sebelum pertemuan politik yang jarang terjadi dan dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Analis mengatakan bahwa aktivitas nuklir dan rudal terbaru Korea Utara bisa jadi merupakan pemanasan menjelang kongres partai ketujuh, yang pertama digelar sejak 1980, dengan Kim Jong Un akan memamerkan program nuklir negeri itu.

Korea Selatan sudah mengingatkan bahwa Korea Utara akan membayar "harga yang mahal" jika rencana Korea Utara berlanjut.

China, sekutu utama Pyongyang, sudah meminta Korea Utara untuk "menahan diri, bertindak hati-hati, dan tidak mengambil tindakan" yang bisa meningkatkan ketegangan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.