Déjà vu 2008: Hillary dan Kaukus Iowa

Kompas.com - 19/01/2016, 05:31 WIB
Hillary Clinton masih unggul dalam bursa calon presiden Partai Demokrat APHillary Clinton masih unggul dalam bursa calon presiden Partai Demokrat
|
EditorSabrina Asril

Tetap favorit kuat

Namun, Hillary bukan hanya tetap favorit kuat, melainkan favorit sangat kuat. Kondisi politik 2016 tidaklah sama dengan 2008.

Hillary telah belajar dari blunder politik 2008 di mana dia selalu dicitrakan sebagai sosok yang dingin, kaku, dan arogan serta menyepelekan Iowa.

Wanita berusia 68 ini telah membangun jaringan akar rumput dan mesin kampanye yang kuat di Iowa. Hillary juga berusaha menghilangkan citranya yang kaku dengan rutin melakukan forum kecil berdiskusi dengan warga Iowa.

Hasil survei bukanlah indikator tunggal. Faktor lain yang kali ini dinilai memihak Hillary adalah dukungan bulat (endorsements) dari mesin Partai Demokrat Iowa dan politisi ternama Iowa, dua hal ini tidaklah dimilikinya 8 tahun silam.

Ketika itu dukungan terpecah antara dia dan Obama. Bahkan jikapun Hillary tumbang di Iowa dan New Hamphire, nominasi partai tetap dalam jangkauan karena strategi “Southern Firewall” yang dipersiapkan tim kampanyenya.

Hillary yang populer di kalangan pemilih Afro-Amerika dan minoritas lainnya diyakini akan menyapu mudah kemenangan di South Carolina dan negara bagian Selatan lainnya yang akan menggelar pemilihan pendahuluan setelah Iowa dan New Hampshire.

Adapun sosok Sanders tidaklah begitu populer di mata demografi pemilih minoritas yang mendominasi negara bagian Selatan ini.

Dua minggu menentukan

Dua pekan ke depan akan diwarnai semakin meningkatnya aksi saling menyerang kedua kandidat ini.

Sebelumnya selama berbulan-bulan baik Hillary maupun Sanders berusaha tetap berkampanye positif. Hal ini tidak terlihat lagi di debat Capres yang digelar Senin pagi (18/01) waktu Indonesia.

Hillary tidak segan lagi menghantam senator berusia 74 itu dengan mengkritik dukungannya terhadap kepemilikan senjata api di negeri Paman Sam. Sementara itu Sanders menyoroti dekatnya Hillary dengan Wall Street.

Dia mempertanyakan ketulusan Hillary untuk mengontrol dan meregulasi sistem perbankan AS yang selalu diasosiasikan dengan banker “rakus” yang digaji besar.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Des Moines
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X