Kompas.com - 17/01/2016, 04:45 WIB
EditorTri Wahono

TAIPEI, KOMPAS.com - Pemimpin partai oposisi Taiwan Tsai Ing-wen memastikan kemenangan telak dalam pemilihan umum pada Sabtu (16/1/2015).

Hal ini sekaligus bakal membuatnya sebagai presiden perempuan pertama di Taiwan sepanjang sejarah.

Dari sekitar setengah suara yang telah dihitung, Tsai melalui Partai Progresif Demokratik (DPP) memimpin perolehan suara sebesar 58,1 persen, sebagaimana penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS) yang disiarkan langsung stasiun televisi Taiwan FTV.

Eric Chu dari partai penguasa Kuomintang (KMT) membuntuti di posisi kedua dengan perolehan suara sebesar 32,5 persen.

Kandidat veteran beraliran konservatif dari Partai Rakyat Utama James Soong berada di posisi ketiga dengan 9,4 persen suara.

Presiden Taiwan dari KMT Ma Ying-jeou bakal lengser setelah memimpin selama dua periode atau delapan tahun.

Selama ini, partai berkuasa dikenal dekat dengan China. Sementara oposisi di pihak sebaliknya yang menyarakan terus kemerdekaan Taiwan.

DPP lebih berhati-hati mendekati Tiongkok, meskipun Tsai berulang kali menyampaikan keinginannya untuk mempertahankan status quo.

Usai pemungutan suara, massa berkumpul di markas DPP di Taipei, Sabtu petang. Banyak pedagang menjual cendera mata mulai dari mug hingga gantungan kunci bergambar Tsai.

Satu kelompok kecil mengacung-acungkan banner bertuliskan "Taiwan bukan bagian dari China. Dukung kemerdekaan Taiwan."

Halaman:
Sumber Antara
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.