Kompas.com - 13/01/2016, 13:31 WIB
Beberapa anggota polisi Pakistan memeriksa lokasi ledakan bom yang menewaskan seorang polisi yang tengah mengawal para petugas sukarelawan vaksinasi polisi di dekat kota Peshawar, Pakistan. HASHAM AHMED / AFPBeberapa anggota polisi Pakistan memeriksa lokasi ledakan bom yang menewaskan seorang polisi yang tengah mengawal para petugas sukarelawan vaksinasi polisi di dekat kota Peshawar, Pakistan.
EditorEgidius Patnistik
QUETTA, KOMPAS.com — Sedikitnya 15 orang tewas dalam sebuah ledakan yang tampaknya menyasar polisi di luar pusat vaksinasi polio di kota Quetta di Pakistan barat daya, Rabu (13/1/2016).

Para petugas itu sedang berkumpul di luar pusat vaksinasi tersebut. Mereka menemani para pekerja polio pada hari ketiga pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Balochistan. Quetta merupakan ibu kota provinsi tersebut.

"Ada 15 orang tewas, termasuk 12 orang polisi, seorang paramiliter, dan 2 warga sipil," kata seorang pejabat polisi setempat kepada kantor berita AFP. Ia menambahkan, sedikitnya 10 orang terluka, yang terdiri dari sembilan orang polisi dan seorang warga sipil.

Seorang dokter di Rumah Sakit Sandeman di kota itu membenarkan jumlah tersebut.

"Sejauh ini, 15 mayat telah dibawa ke rumah sakit," katanya kepada AFP.

"Kami hidup di zona perang dan saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang sifat ledakan itu," kata Sarfaraz Bugti, Menteri Dalam Negeri Balochistan, kepada media di Quetta. Ia menambahkan, para petugas sedang menyelidiki ledakan tersebut.

Pakistan merupakan salah satu dari hanya tiga negara dengan polio masih menjadi endemik. Upaya untuk memberantas penyakit itu telah dihambat oleh serangan brutal kaum militan terhadap tim imunisasi. Serangan terhadap tim imunisasi itu telah menewaskan hampir 80 orang sejak Desember 2012.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan paling akhir terjadi November tahun lalu ketika orang-orang bersenjata tak dikenal menembak dan membunuh kepala program imunisasi di distrik Khyber Pakhtunkhwa, Swabi.

Kaum militan menyatakan, gerakan vaksinasi polio merupakan sebuah front untuk memata-matai atau sebuah konspirasi untuk mensterilisasi (memandulkan) kaum Muslim. Tahun 2014, jumlah kasus polio yang tercatat di Pakistan melonjak mencapai 306 kasus, yang tertinggi dalam 14 tahun.

Program imunisasi yang diperluas diluncurkan di Pakistan tahun 1978 untuk melindungi anak-anak dengan cara mengebalkan mereka terhadap penyakit, termasuk polio.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.