Kompas.com - 12/01/2016, 19:25 WIB
EditorFarid Assifa
ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyp Erdogan mengatakan, serangan terhadap jantung pariwisata di Istanbul yang membunuh 10 orang dan melukai 15 lainnya dilakukan oleh pengebom bunuh diri asal Suriah.

"Saya mengecam serangan teror yang dilakukan pengebom bunuh diri asal Suriah," kata Erdogan dalam pidato pertamanya mengomentari serangan teror tersebut, Selasa (12/1/2016).

"Sayangnya ... ada korban jiwa, termasuk penduduk setempat dan orang asing. Kejadian ini kembali menunjukkan bahwa kita harus berdiri bersama-sama dalam menghadapi teror."

Menurut Erdogan, target pertama semua kelompok teror di wilayah itu adalah Turki. Sebab, kata dia, Turki memerangi mereka dengan tekad yang sama.

Diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan mengguncang jantung pariwisata di Istanbul. Sedikitnya 10 orang tewas dan 15 lainnya terluka.

Ledakan itu adalah serangan bom bunuh diri yang diduga dilakukan kelompok teror. Korban tewas selain orang asing juga pelaku bom bunuh diri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.