Kompas.com - 20/12/2015, 07:12 WIB
EditorTri Wahono

Gelombang panas menerjang Melbourne dan kota lainnya di Victoria, Australia, pada Jumat (18/12/2015). Diperkirakan suhu udara akan mencapai 40 derajat Celcius turun kembali pada hari Minggu (20/12/2015).

Larangan menyalakan api di tempat terbuka diberlakukan dan petugas pemadam bersiaga mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pihak berwajib mengimbau warga masyarakat untuk tetap waspada terutama dengan menyiapkan diri jangan sampai kekurangan minum. Warga juga diminta saling memperhatikan rekan-rekan yang memerlukan pertolongan.

Polisi diturunkan ke berbagai lokasi untuk berjaga-jaga mengawasi perilaku para arsonis (orang-orang yang hobinya membakar).

Gelombang panas bisa menimbulkan pelbagai penyakit termasuk yang fatal adalah serangan jantung.

Komisioner Manajemen Emergency Victoria, Craig Lapsley, menjelaskan cuaca di negara bagian ini akan sangat kering.

Karena itu pihaknya mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kebakaran hutan.

Biro Meteorologi setempat menyatakan kondisi ini bisa menandai cuaca bulan Desember paling panas yang dialami Melbourne dalam beberapa tahun belakangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.