Kompas.com - 16/12/2015, 09:36 WIB
Perang perang Rusia, Smetlivyy. SMHPerang perang Rusia, Smetlivyy.
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com — Rudal penjelajah Rusia "tersesat dalam uji coba" dan mendarat di sebuah desa di Rusia timur laut. Peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korban. Demikian kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, rudal penjelajah tidak menimbulkan kerusakan ketika jatuh di dekat desa Nyonoksa.

Nyonoksa berada di dekat Laut Putih, 40 km dari pangkalan Laut Severodvinsk. Lapangan uji coba peluncuran milik Kementerian Pertahanan terletak di dekat desa itu.

Meskipun pihak berwenang mengklaim tidak terjadi kerusakan, media setempat merilis foto-foto kerusakan yang terjadi di apartemen.

Di gedung bertingkat tiga itu, juga terjadi kebakaran, tetapi para penghuni bisa dievakuasi. Empat apartemen dan atap gedung mengalami kerusakan.

Tim penyelidik militer sudah diterjunkan ke lokasi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi setelah rudal penjelajah tersesat dan mendarat di desa pada Selasa (15/12/2015) tengah hari waktu Moskwa.

Selama ini, Rusia menembakkan rudal penjelajah dari Laut Kaspia ke sasaran-sasaran di Suriah. Rusia membantu Pemerintah Suriah untuk memerangi pemberontak di negara itu.

Ketika kapal perang Rusia kali pertama melancarkan serangan dari Laut Kaspia bulan Oktober lalu, empat rudal, menurut para pejabat Amerika Serikat, melenceng dari sasaran di Suriah dan mendarat di Iran.

Tidak ada konfirmasi independen atas peristiwa tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X