Kompas.com - 14/12/2015, 16:43 WIB
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah mengeluarkan semacam fatwa bagi anggotanya untuk membunuh anak-anak yang mengidap Sindrom Down dan cacat bawaan lainnya.

Kelompok aktivis Irak, Mosul Eye, menyatakan, fatwa tersebut dikeluarkan oleh Dewan Syariah ISIS agar membunuh anak atau bayi yang mengidap Sindrom Down atau cacat.

Jika fatwa itu benar, maka ISIS hampir sama dengan Nazi yang membunuh anak-anak cacat karena menjadi beban negara.

Mosul Eye memantau kematian anak-anak yang mengidap Sindrom Down dan cacat bawaan lainnya.

Kelompok ini juga menemukan fatwa untuk membunuh anak cacat yang dikeluarkan oleh seorang hakim Syariah ISIS, Abu Said Aljazarwi.

Informasi dari Mosul Eye ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak yang terlahir Sindrom Down adalah anak dari pejuang asing yang menikahi perempuan Asia, Suriah dan Irak.

Para aktivis ini mencatat lebih dari 38 kasus pembunuhan terhadap bayi pengidap Sindrom Down dan cacat bawaan lainnya. Bayi tersebut rata-rata berusia satu minggu hingga tiga bulan.

Para bayi tak berdosa itu dibunuh dengan cara disuntik mati. Beberapa dari mereka dibunuh di Suriah dan Mosul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber The Mirror
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.