Ditanya Sikap Gereja Katolik soal Kondom, Apa Jawab Paus Fransiskus?

Kompas.com - 02/12/2015, 07:17 WIB
Paus Fransiskus menyampaikan pesannya dalam doa Angelus dari jendela tempat kerjanya yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, di Vatikan, 8 November 2015. AP Photo/Alessandra TarantinoPaus Fransiskus menyampaikan pesannya dalam doa Angelus dari jendela tempat kerjanya yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, di Vatikan, 8 November 2015.
|
EditorGlori K. Wadrianto
VATIKAN, KOMPAS.com — Paus Fransiskus menegaskan, penggunaan kondom masih menjadi isu moral yang rumit bagi Gereja Katolik. Namun, Paus tidak menyangkal bahwa kondom merupakan salah satu metode yang dapat mencegah transmisi virus HIV.

Kendati demikian, dia menolak mengomentari lebih jauh apakah Gereja Katolik akan mengubah posisinya.

Paus mengungkapkan hal itu dalam wawancara yang dilakukan di Vatikan, Senin (30/11/2015), seusai kunjungan ke Afrika. Afrika adalah kawasan di dunia yang dikoyak oleh virus HIV.

Fransiskus yang akan genap berusia 79 tahun pada tanggal 17 bulan ini mengutarakan, masih banyak isu yang lebih penting yang perlu diselesaikan oleh Afrika, selain HIV. Ada masalah kelaparan, kurangnya akses air bersih, dan eksploitasi lingkungan.

“Warga Afrika meninggal karena kekurangan air dan makanan, pertanyaan Anda ini terlalu sempit,” jawab Paus kepada seorang wartawan yang mencecarnya tentang posisi Gereja Katolik terhadap kondom.

Paus pun mengaku optimistis ketika masalah-masalah yang lebih besar dan mendasar itu terpecahkan, persoalan seperti kondom dan penyakit AIDS juga dapat terselesaikan.

Sebelumnya, Paus mengunjungi Uganda, Afrika Tengah, dan Kenya. Ini adalah kunjungan pertamanya ke Afrika sejak terpilih tahun 2013 silam.

Meskipun tidak terlalu menyinggung isu HIV/AIDS, Paus menyempatkan diri mengunjungi anak-anak yang tertular virus HIV di sebuah rumah sakit di Uganda.

Dia mencium mereka satu per satu sambil mendengarkan kesaksian seorang anak perempuan yang sudah tertular virus ini sejak kelahirannya.

Paus juga berterima kasih kepada petugas kesehatan gereja yang telah merawat anak-anak ini.

Posisi Gereja Katolik terhadap penggunaan kondom memang sering mengundang kontroversi, terutama dari pakar kesehatan seksual.

Pendahulu Fransiskus, Paus Benediktus, menuai kritikan pedas ketika berkunjung ke Afrika. Dia menyatakan, kondom bukanlah jawaban untuk masalah HIV/AIDS, malah penambahan kondom hanya memperumit keadaan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X