Ketika Nasi Kuning, Bakwan, dan Gado-gado Sebabkan Antrean Panjang di Paris

Kompas.com - 01/12/2015, 05:10 WIB
Presiden menerima spanduk bertuliskan KOMPAS,com/ FIRMANSYAHPresiden menerima spanduk bertuliskan "Presiden Selamatkan Gambut dan Hutan di Paris, Perancis
|
EditorGlori K. Wadrianto
Laporan Kontributor Kompas.com Firmansyah dari Paris, Perancis

PARIS, KOMPAS.com - Ratusan tamu dari delegasi Conference of Parties (COP) 21 dari seluruh dunia di arena Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim (UNFCCC/COP) ke-21 di Le Bourget, Paris, Perancis, menyerbu paviliun Indonesia.

Pemandangan itu terlihat begitu paviliun itu diresmikan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Perubahan Iklim, Rachmat Witoelar, Senin (30/11/2015).

Kedatangan para tamu dari beragam negara dunia itu hanya untuk menikmati beberapa menu makanan khas Indonesia seperti nasi kuning, bakwan, kue lapis, gado-gado, urap dan lainnya.

Ramainya para tamu memancing para utusan negara lain yang berada di luar paviliun Indonesia untuk ikut mengantre dan berdesakan.

Demi menjaga hal yang tak diinginkan, petugas paviliun akhirnya menutup pintu masuk. Namun toh, beberapa tamu lain masih berusaha masuk meski pintu telah ditutup.

Amanda Katili, penangggungjawab Paviliun Indonesia mengatakan bahwa jenis hidangan yang disajikan di agenda COP 21 tersebut merupakan bagian dari promosi kuliner Nusantara.

"Ini bukan pertama kali nasi kuning disajikan dalam setiap event, pada COP sebelumnya juga ada dan selalu disukai," kata dia.

Sementara itu Ramirez, salah seorang tamu di paviliun menyebutkan ia sangat menyukai rasa makanan Indonesia yang kaya akan rasa dan pedas. "Saya menyukai pedas dan rasa makanan Indonesia sangat beragam," ujar dia.

Agus Justianto, Kepala Paviliun Indonesia menyebutkan, Paviliun Indonesia melayani semua kelompok kepentingan dalam rangka COP 21.

"Ada 45 agenda acara yang akan digelar di sini, baik itu dari pemerintah, LSM, dan para pengusaha dalam kepentingan penyelamatan iklim," demikian Agus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X