Turki Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia

Kompas.com - 24/11/2015, 17:55 WIB
Militer Rusia melancarkan serangan udara di Suriah sejak 30 September 2015. BBCMiliter Rusia melancarkan serangan udara di Suriah sejak 30 September 2015.
EditorFarid Assifa
ANKARA, KOMPAS.com — Anggota NATO Turki, Selasa (24/11/2015), menembak jatuh jet tempur Rusia yang memasuki wilayah udara Turki.

Penembakan tersebut bisa memperuncing ketegangan dua negara protagonis utama dalam empat tahun perang sipil Suriah.

Pemerintah Turki dalam pernyataannya mengatakan, jet tempur yang ditembak jatuh itu berjenis Su-24. Sementara itu, media Turki menyebutkan, satu pilot ditangkap oleh pasukan pemberontak di Suriah.

Tentara Turki mengatakan, jet tempur tersebut telah melanggar wilayah udara Turki sebanyak 10 kali selama periode lima menit dan ditembak jatuh oleh dua pesawat Turki F-16s.


Kendati demikian, Rusia bersikeras bahwa pesawat tersebut berada di wilayah udara Suriah.

"Pesawat Rusia Su-24 ditembak jatuh karena melanggar wilayah udara Turki, meskipun sudah diberi peringatan," kata pernyataan Pemerintah Turki.

Menurut sejumlah laporan, saat jatuh, kedua pilot melompat dari pesawat. Stasiun televisi di Turki menayangkan video dua parasut putih turun ke tanah.

CNN Turki melaporkan, pasukan Turki di Suriah yang melawan rezim Presiden Bashar al-Assad yang didukung Rusia menangkap satu pilot.

Moskwa membenarkan bahwa salah satu jet tempur miliknya ditembak jatuh. Namun, nasib sang pilot belum diketahui pasti.

"Diduga ditembak, pesawat Su-24 milik pasukan Rusia jatuh di Republik Arab Suriah," kata media Rusia, mengutip pernyataan Menteri Pertahanan Rusia.

Salah satu media Turki, Dogan, menayangkan video helikopter Rusia terbang di atas wilayah Suriah untuk mencari pilot yang hilang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X