Jet-jet Tempur Perancis Kembali Mengebom Basis ISIS di Raqqa

Kompas.com - 17/11/2015, 15:09 WIB
Jet temput Rafale buatan Dassault, Perancis saat Dubai Airshow, 8 November 2015. AFP PHOTO/MARWAN NAAMANIJet temput Rafale buatan Dassault, Perancis saat Dubai Airshow, 8 November 2015.
EditorTri Wahono

PARIS, KOMPAS.com — Pesawat tempur Perancis melancarkan serangan baru ke basis utama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Raqqa, Suriah utara.

Serangan kali ini menghancurkan sebuah pusat komando dan pusat pelatihan. Demikian menurut Kementerian Pertahanan Perancis seperti dilaporkan AFP.

Kementerian Pertahanan menyatakan, "Untuk kali kedua dalam 24 jam, militer Perancis melancarkan serangan udara terhadap Daesh (ISIS) di Raqqa di Suriah."

Presiden Francois Hollande telah bersumpah untuk memukul balik ISIS tanpa ampun menyusul serangan teror di Paris yang merupakan peristiwa paling berdarah di wilayah ini.


Sepuluh pesawat Rafale dan Mirage 2000 melancarkan pengeboman pada Senin dini hari atau Selasa sekitar pukul 07.30 WIB dengan menjatuhkan 16 bom.

"Kedua sasaran terhantam dan hancur secara simultan. Dilakukan atas koordinasi dengan pasukan AS, serangan itu ditujukan ke situs-situs yang telah diidentifikasi selama misi pengawasan sebelumnya yang dilakukan oleh Perancis," demikian isi pernyataan itu.

Perancis melancarkan berbagai serangan udara ke wilayah ISIS di Suriah sejak September. Serangan ditingkatkan sejak teror terjadi di Paris, Jumat.

Sebelumnya, 10 pesawat tempur Perancis menjatuhkan 20 bom ke Raqqa, Minggu.

Amerika Serikat dan Perancis juga telah memutuskan untuk meningkatkan pertukaran intelijen mereka mengenai target-target potensial.

Perancis berusaha semakin mengintensifkan operasinya melawan ISIS di Suriah melalui informasi yang didapat dan menurunkan kapal induk Charles de Gaulle yang akan meningkatkan kapasitas serangannya menjadi tiga kali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X