Kompas.com - 14/11/2015, 21:39 WIB
Paus Fransiskus berencana untuk mengunjungi Kuba bulan September mendatang APPaus Fransiskus berencana untuk mengunjungi Kuba bulan September mendatang
EditorCaroline Damanik
VATIKAN, KOMPAS.com - Paus Fransiskus mengungkapkan rasa dukacita yang mendalam terhadap para korban aksi terorisme di Paris, Jumat (13/11/2015) malam.

Paus mengaku terguncang dengan serangan serentak di tujuh titik di ibukota Perancis itu yang telah menewaskan lebih dari 127 orang.

"Saya terguncang, saya tidak mengerti hal ini dilakukan oleh manusia. Tidak mungkin ini berdasarkan justifikasi, agama atau manusia. Ini tidak manusiawi," ungkap Paus dalam wawancara melalui telepon dengan TV TG2000, Sabtu (14/11/2015).

"Saya mendukung semua korban yang menderita dan dengan Perancis yang saya sangat cintai," tambah Paus.

Sebelumnya, juru bicara Vatikan, Federico Lombardi, menyatakan keprihatinannya tentang keselamatan para peziarah yang sedang menuju Roma untuk menghadiri perayaan "Holy Year of Mercy" yang digelar Paus mulai 8 November.

"Para pembunuh ini dikuasai oleh kebencian yang besar. Adilnya disebut teroris karena mereka ingin menyebarkan teror," ungkap Lombardi.

"Jika kita membiarkan diri kita takut, mereka telah mencapai tujuan utama mereka," tambahnya.

Oleh karena itu, Lombardi mendorong agar semua orang untuk berani dan tidak menyerah pada rasa takut.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X