Kompas.com - 11/11/2015, 10:14 WIB
Kerusakan yang terjadi akibat gempa berkekuatan 8,3 yang diikuti tsunami di Cile, Rabu (16/9/2015) waktu setempat. YouTubeKerusakan yang terjadi akibat gempa berkekuatan 8,3 yang diikuti tsunami di Cile, Rabu (16/9/2015) waktu setempat.
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.com — Gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter (SR) terjadi di lepas pantai Cile tengah pada Selasa (10/11/2015) malam waktu setempat. Namun, sejauh ini belum ada peringatan tentang kemungkinan terjadinya tsunami.

Episentrum gempa berada di dekat pantai, sekitar 93 kilometer di barat laut Coquimbo, kata pihak US Geological Survey (USGS). Lembaga itu awalnya mengeluarkan kekuatan gempa sebesar 6,6 SR.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (Pacific Tsunami Warning Center) mengatakan tidak ada ancaman tsunami yang menyusul gempa yang terjadi pada pukul 20.54 waktu setempat (atau Rabu pukul 08.54 WIB) di kedalaman 10 kilometer itu.

Cile tidak asing dengan gempa bumi.

September lalu, daerah yang sama di negara itu diguncang gempa berkekuatan 8,3 SR dan tsunami yang menewaskan 15 orang serta membuat lebih dari 16.000 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Pada Februari 2010, sebuah gempa bumi berkekuatan 8,8 SR di lepas pantai di Cile selatan menewaskan lebih dari 500 orang dan menimbulkan kerugian sekitar 30 miliar dollar AS.

Cile terletak di jalur yang dikenal sebagai "Ring of Fire", busur garis patahan yang mengelilingi Cekungan Pasifik dan rawan gempa bumi serta letusan gunung berapi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X