Meniti Kawat Baja di Ketinggian 840 Meter Sambil Mengenakan Sepatu Hak Tinggi

Kompas.com - 11/11/2015, 07:00 WIB
Beginilah aksi Faith Dickey (26) meniti kawat baja di ketinggian 840 meter dengan mengenakan sepatu hak tinggi. Reginaldo Gomez/Caters News/MirrorBeginilah aksi Faith Dickey (26) meniti kawat baja di ketinggian 840 meter dengan mengenakan sepatu hak tinggi.
EditorErvan Hardoko

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Berjalan dengan mengenakan sepatu hak tinggi sudah cukup merepotkan, apalagi jika digunakan untuk meniti kawat baja yang merentang di sebuah lembah.

Namun, itulah yang dilakukan Faith Dickey (26), seorang perempuan asal Austin, Texas, AS. Faith mengenakan sepasang sepatu hak tinggi berwarna merah muda untuk meniti kawat yang direntangkan setinggi 840 meter dari permukaan laut.

Kawat itu terentang di lembah Pedra da Gavea, salah satu lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi di Rio de Janeiro, Brasil.

Aksi berani Faith itu diabadikan seorang pria Brasil, Reginaldo Gomes (34).

Meniti rentangan kawat di ketinggian bukan kali ini saja dilakukan Faith. Namun, inilah kali pertama dia melakukannya dengan mengenakan sepatu hak tinggi.

"Saya mempersiapkan diri dengan terlebih dahulu berjalan meniti kawat dengan gaya biasa, yaitu telanjang kaki," ujar Faith.

Faith melakukannya sebagai persiapan sekaligus menenangkan diri sebelum melakukan aksi yang lebih sulit, yaitu mengenakan sepatu hak tinggi.

"Ini adalah kali pertama saya berjalan (meniti kawat) di Rio dan pemandangannya sangat indah," kata dia.

Faith mengakui, aksinya kali ini jauh lebih sulit dari aksi-aksi yang sudah dia lakukan sebelumnya.

"Aksi ini lebih sulit karena kawatnya lebih panjang dan sepatu yang saya kenakan agak sempit. Jadi saya masih mencari ukuran sepatu yang pas," tambah Faith.

Sementara itu, Reginaldo sangat mengapresiasi aksi menantang maut yang dilakukan Faith. Menurut dia, aksi perempuan itu sudah merebut hati warga Brasil.

"Dia sudah merebut hati warga Brasil lewat senyumnya dan aksinya berjalan di atas kawat," ujar Reginaldo.

"Saya belum pernah melihat aksi seperti ini. Saya sudah beberapa kali mengabadikan aksi meniti kawat baja namun aksi dengan mengenakan sepatu hak tinggi, sungguh berbeda," tambah dia.

Reginaldo menambahkan, dalam percobaan pertama Faith gagal menuntaskan perjalanannya menyeberangi lembah. Namun, menjelang sore hari, Faith akhirnya sukses menuntaskan aksinya.

"Itu adalah saat-saat paling luar biasa, semua sangat kagum terhadap dia dan kami memang menunggu sebuah momen khusus seperti ini," kata Reginaldo.



Sumber Mirror
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X