Jet Tempur Rusia Bombardir Kota Kuno Palmyra di Suriah

Kompas.com - 03/11/2015, 05:27 WIB
Foto tanpa tanggal ini diduga merupakan gambar yang diambil dari sebuah video dan dipublikasikan oleh ISIS di provinsi Homs pada 25 Agustus 2015. Foto itu  diduga menunjukkan asap yang membumbung dari kuil Baal Shamin di kota tua Palmyra, Suriah. AFPFoto tanpa tanggal ini diduga merupakan gambar yang diambil dari sebuah video dan dipublikasikan oleh ISIS di provinsi Homs pada 25 Agustus 2015. Foto itu diduga menunjukkan asap yang membumbung dari kuil Baal Shamin di kota tua Palmyra, Suriah.
EditorBayu Galih

MOSKWA, KOMPAS.com - Angkatan Udara Rusia telah menggempur area yang dikuasai kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di dekat kota kuno Palmyra.

"Jet tempur (Sukhoi) Su-25 menghantam wilayah pertahanan ISIS di Tadmur di Provinsi Homs," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir dari AFP, Selasa (3/11/2015).

Tadmur merupakan nama lain kota Palmyra yang dikenal masyarakat Arab.

"Hasil serangan langsung itu, benteng pertahanan, bunker bawah tanah dan artileri anti-serangan udara milik ISIS dihancurkan," lanjut pernyataan Kemenhan Rusia.


Ini merupakan pertama kalinya Rusia mengkonfirmasi serangan yang dilakukan di dekat situs Kebudayaan Dunia versi UNESCo tersebut. Sebelumnya, siaran televisi Pemerintah Suriah menayangkan serangan Rusia di kota bersejarah tersebut.

Rami Abdel Rahman, Kepala Observasi Hak Asasi Suriah yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa pesawat tempur Rusia telah menyerang Palmyra sejak Senin.

Dia mengatakan serangan itu menghantam pusat kota kuno tersebut, namun tidak dijelaskan mengenai kerusakan yang disebabkan serangan Rusia.

Serangan Rusia ke Palmyra juga diungkap Khaled al-Homsi, aktivis di kota tersebut. "Kerusakan akibat serangan belum bisa diverifikasi," ucapnya.

Observasi HAM Suriah juga menyatakan bahwa serangan Rusia terhadap kota Al Qaryatain yang dikuasai ISIS telah menewaskan setidaknya 10 orang.

Hingga saat ini, Rusia tidak memberikan informasi rinci mengenai lokasi serangan di Palmyra. Rusia hanya menyebut bahwa serangan jet tempur dilakukan terhadap 237 target di Suriah selama dua hari terakhir.

Sejauh ini, serangan Rusia telah dilakukan ke basis pertahanan ISIS dan kelompok Front Al-Nusra yang berafiliasi dengan Al Qaeda di Homs, Hama, Latakia, Damaskus, Aleppo dan Raqa.

Di Aleppo, Rusia mengatakan telah menghancurkan kamp pelatihan untuk pasukan asing ISIS. Adapun serangan terhadap Front Al-Nusra dilakukan di sebuah bukit di Latakia.

Serangan Rusia ini dilancarkan setelah pertemuan internasional untuk mengakhiri konflik di Suriah, yang berlangsung di Wina, Austria, Rabu (30/10/2015) silam.

Untuk pertama kalinya, pertemuan itu mengundang Rusia dan Iran, negara yang merupakan sekutu Pemerintah Suriah yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X