Kompas.com - 30/10/2015, 16:56 WIB
Dalam foto yang diambil dari video terbaru yang dirilis ISIS, terlihat anggota pasukan ISIS bersiap untuk memenggal sejumlah orang yang belakangan dipastikan sebagai anggota militer Suriah. AFPDalam foto yang diambil dari video terbaru yang dirilis ISIS, terlihat anggota pasukan ISIS bersiap untuk memenggal sejumlah orang yang belakangan dipastikan sebagai anggota militer Suriah.
EditorFarid Assifa
BEIRUT, KOMPAS.com - Seorang aktivis Suriah oposisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dipenggal dan mayatnya dibuang di kota Sanliurfa, Turki, demikian laporan rekan korban kepada AFP.

Korban bernama Abdul Qader (20) dan temannya, Fares Hamadi (20) "ditemukan tewas dengan tubuh tanpa kepala di rumah teman korban pagi ini (Jumat, 30/10/2015)," kata Abu Mohammad, pendiri kelompok "Raqa Diam-diam Sedang Dibantai" via internet.

Kelompok tersebut, yang mendokumentasikan pelanggaran di wilayah yang dikuasai ISIS, menuding organisasi pejihad sebagai pelaku pemenggalan tersebut. Tudingan itu disampaikan melalui Facebook.

Menurut Abu Mohammed, kedua korban berasal dari kota Raqa, ibu kota de facto ISIS di Suriah.

Abdul Qader melarikan diri ke Turki setahun yang lalu.

Menurut Abu Mohammed, para anggota kelompok penentang ISIS dulu dibunuh kelompok pejihad di Suriah. Namun baru kali ini, aktivis dibunuh di luar Suriah, yakni di Turki.

Sementara itu, kantor berita Dohan Turki melaporkan "dua jurnalis Suriah dipenggal" di Sanliurfa, dan tujuh warga Suriah ditahan oleh kepolisian Turki.

Turki telah lama dituduh oleh aktivis oposisi Suriah, pejuang KUrdi dan mitranya di Barat, membiarkan anggota ISIS menyelinap bolak-balik melintasi perbatasan dengan Suriah.

Serangan bom di Turki selatan, termasuk serangan serupa pada Juli lalu yang menewaskan 32 orang, dituding ulah ISIS, kendati kelompok tersebut tak pernah mengakui bertanggung jawab atas ledakan tersebut.


______________________
Catatan redaksi:
Berita ini adalah pengganti dari berita sebelumnya yang berjudul "Sebuah Sekolah di AS Izinkan Siswanya Telanjang". Berita tersebut dicabut karena kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.