Kompas.com - 18/10/2015, 18:41 WIB
Sebelumnya, Joaquin APSebelumnya, Joaquin "El Chapo" Guzman pernah kabur selama 13 tahun sebelum berhasil tertangkap pada 2014.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Gembong narkotika Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman yang buron mengalami luka di wajah dan kaki saat kabur dari kejaran polisi yang berusaha menangkapnya.

Operasi penangkapan tersebut berlangung di barat laut Meksiko dalam beberapa hari terakhir meski detilnya belum disampaikan.

Guzman, bos kartel Sinaloa, kabur dari penjara dengan tingkat keamanan tinggi pada bulan Juli lalu lewat terowongan yang digali khusus.

Kaburnya dia dari penjara membuat malu Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto.

Lewat pernyataan, pemerintah mengatakan bahwa upaya untuk menangkap kembali Guzman berfokus di barat laut Meksiko, tak jauh dari negara bagian asal Guzman, Sinaloa.

"Sebagai efek dari operasi tersebut, dan untuk menghindari polisi, dalam beberapa hari terakhir, buronan melakukan perpindahan yang cepat, sehingga berdasarkan informasi yang diterima, mengalami luka di satu kaki dan muka," menurut pernyataan tersebut.

"Penting untuk diketahui bahwa luka-luka ini bukan karena bentrokan langsung," lanjut pernyataan tersebut tanpa memberikan detil lebih lanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pernyataan tersebut menambahkan, "Aparat keamanan akan melanjutkan semua tindakan yang memungkinkan penangkapan kembali buron kriminal ini."

Meksiko sudah menahan beberapa petugas penjara sejak kaburnya Guzman.

Menurut penyelidik, dia mendapat bantuan orang dalam untuk kabur dari terowongan sepanjang 1,5 kilometer di bawah pancuran mandi di selnya sampai ke luar penjara.

Setelah kabur, Guzman sering menggunakan Twitter untuk mengejek polisi dan menghina Presiden Pena Nieto.

Guzman pertama ditangkap di Guatemala pada 1993 dan menghabiskan hampir satu dekade dalam penjara berkeamanan maksimum lain sebelum kabur menggunakan keranjang berisi cucian.

Dia kabur selama 13 tahun sebelum tertangkap pada 2014 setelah serangkaian penangkapan terhadap rekannya dan pengamatan diam-diam oleh pemerintah AS.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.