Makan Semut Hitam, Pria Ini Selamat Setelah 6 Hari Tersesat di Pedalaman Australia

Kompas.com - 13/10/2015, 10:15 WIB
Ilustrasi: Semut hitam wikipedia.orgIlustrasi: Semut hitam
EditorEgidius Patnistik
PERTH, KOMPAS.com — Seorang pria yang hilang selama enam hari di sebuah gurun terpencil yang panas terik di Australia dan tanpa air telah ditemukan dalam kondisi masih hidup, Selasa (13/10/2015). Menurut keterangan polisi, ia bisa bertahan hidup karena memakan semut hitam.

Reg Foggerdy, 62 tahun, menghilang pada 7 Oktober ketika menuju ke kamp Shooter's Shack di dekat Laverton di Goldfields di Australia Barat, sekitar 950 kilometer di timur laut Perth, dalam sebuah perjalanan berburu. Ketika dia tak kunjung kembali, anggota keluarga memberi tahu polisi dan pencarian oleh para petugas pelacak jejak dari kepolisian akhirnya menemukan dia 15 kilometer dari tempat dia hilang.

Polisi Goldfields, Andy Greatwood, mengatakan, Foggerdy telah duduk di bawah pohon yang sama selama dua hari terakhir dan tanpa air. "Dia makan semut hitam, itulah yang membuatnya selamat, keterampilan bertahan hidup yang dimilikinya sangat fantastis, dan keterampilan fantastis para pelacak kami yang menemukannya di lokasi yang sangat terpencil," katanya kepada harian West Australian.

"Dia sangat menderita dehidrasi, sedikit delusional, tetapi kami sudah memberikan pertolongan pertama dan memulihkan dehidrasinya dan sangat menyenangkan untuk mengatakan bahwa dia kini bisa duduk dan berbicara."

"(Daerah) itu sangat panas, sangat terpencil, dan kebanyakan orang mungkin tidak akan selamat."



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X