Kompas.com - 08/10/2015, 13:34 WIB
|
EditorEgidius Patnistik
CHICAGO, KOMPAS.com — Seorang ibu mengklaim telah diusir dengan kasar dari kamar toilet pesawat oleh pramugari ketika sedang memerah ASI dengan alat pompa yang masih menempel di payudaranya.
 
Kejadian tersebut dialami Mariana Hannaman (37) saat berada dalam penerbangan American Airlines dari Chicago, Illinois, menuju kediamannya di Phoenix, Arizona. "Saya merasa terhina, diusir dengan kondisi alat pompa ASI masih menempel di payudara saya," katanya.
 
Mariana dan suaminya, Brandon (36), baru saja pulang jalan-jalan dari Eropa bersama bayi mereka yang berusia empat bulan. Mariana pun sempat pamit ke suaminya untuk memompa ASI di toilet.
 
Namun, baru sepuluh menit memompa ASI, seorang pramugari mengetuk pintu toilet. Meski Mariana sempat memberitahukan aktivitasya di toilet, pramugari tersebut justru memerintahkannya untuk membuka pintu, dua menit berselang.
 
Dengan pompa ASI masih menempel di payudaranya yang terbuka, pramugari tersebut menyuruhnya berhenti melanjutkan aktivitas tersebut dan memintanya kembali ke tempat duduk. 
 
"Saya membuka pintu, dengan pompa ASI masih menempel di payudara. Lalu pramugari itu bilang, saya tidak boleh memerah ASI di toilet. Ada penumpang lain yang ingin menggunakan toilet," paparnya.
 
Tidak terima diperlakukan seperti itu, Mariana pun merekam peristiwa tersebut menggunakan iPad-nya. Bahkan, Mariana berulang kali menanyakan nama pramugari tersebut dan meminta rincian untuk melaporkan keluhannya.
 
Dalam rekaman video yang diunggah suaminya ke YouTube, pramugari tersebut menolak memberitahukan identitasnya. Pramugari tersebut justru mengejek Mariana dengan menirukan ucapannya, tanpa memedulikan dirinya telah direkam dengan iPad.
 
Menanggapi hal itu, Brandon mengatakan bahwa istrinya sempat memerah ASI dengan pompa dalam perjalanan sebelumnya. Namun, hanya pada perjalanan terakhir saja mereka mengalami masalah seperti itu. "Ini adalah penerbangan keenam dari perjalanan pergi pulang kami. Tidak ada satu masalah pun selama dalam perjalanan sebelumnya," kata Brandon.
 
Pihak American Airlines mengklaim sudah meminta maaf kepada Mariana melalui telepon dan e-mail. Mereka menilai, tindakan pramugari itu tidak sejalan dengan kebijakan perusahaan. 
 
"Kami mendukung ibu yang ingin menyusui. Selain itu, penumpang juga diperbolehkan untuk memompa atau menyusui di kursi mereka ataupun di toilet pesawat," kata juru bicara American Airlines, Leslie Scott.
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Mirror


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.