Kompas.com - 07/10/2015, 20:39 WIB
Kelompok ISIS menggelar konvoi dengan menumpangi mobil Toyota. Mirror.co.ukKelompok ISIS menggelar konvoi dengan menumpangi mobil Toyota.
|
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com  Sebuah penyelidikan dilakukan untuk mengungkap bagaimana ISIS bisa mendapatkan banyak kendaraan operasional merek Toyota, seperti pikap Hilux dan Land Cruiser.
 
Mobil-mobil tersebut muncul dalam video propaganda konvoi kelompok teror ISIS di Irak, Suriah, dan Libya, dengan bersenjata lengkap.
 
"Sayangnya, justru sebagai besar merek Toyota Land Cruiser dan Hilux menjadi bagian dari brand ISIS," ujar mantan Duta Besar AS untuk PBB, Mark Wallace, sekaligus CEO Penentang Kelompok Ekstrem (CEP), dikutip ABC News.
 
Sementara pihak Toyota mengklaim tidak tahu bagaimana produknya bisa berada di tangan kelompok ISIS.
 
Juru bicara Toyota, Ed Lewis, mengatakan kepada CNN, pihaknya tidak mungkin mengontrol semua kendaraan baik yang dicuri maupun dijual kembali oleh pihak ketiga.
 
Menurut dia, Toyota memiliki kebijakan yang ketat agar tidak menjual kendaraan kepada pembeli yang berpotensi dapat menggunakan atau memodifikasi produknya untuk kegiatan paramiliter atau teroris.
 
"Kami memiliki prosedur dan komitmen kontrak di tempat untuk mencegah produk kami disalahgunakan untuk keperluan militer yang tidak sah," tegasnya.
 
Lewis menambahkan bahwa penyelidikan terhadap Toyota merupakan pengembangan dari penyelidikan Departemen Keuangan AS terhadap sumber dana penyokong ISIS.
 
"Kami yakin Departemen Keuangan AS telah melakukan tinjauan meluas terkait pasokan barang ke Timur Tengah, termasuk lembaga keuangan, produsen, dan perusahaan energi," paparnya.
 
Duta Besar Irak untuk AS, Lukman Faily, mengatakan kepada ABC News bahwa pemerintahnya percaya ISIS telah mengakuisisi ratusan produk baru Toyota dalam beberapa tahun terakhir.
 
"Ini adalah pertanyaan yang telah kita tanyakan kepada (negara) tetangga. Dari mana asalnya ratusan mobil 4WD keluaran terbaru yang mereka gunakan saat ini?" tanyanya.
 
Selain itu, dalam video tersebut, pihak ISIS juga memperlihatkan beberapa kendaraan merek lain dalam jumlah kecil, seperti Mitsubishi, Hyundai, dan Isuzu.
 
Meski demikian, Departemen Keuangan AS tidak bersedia berkomentar terkait perusahaan lain yang terlibat dalam penyelidikan mereka.
 
Namun, mereka tetap akan menelusuri sumber dana ISIS untuk menggerakkan organisasinya.
 
"Sejalan dengan pendekatan seperti sebelumnya, kami bekerja sama dengan mitra asing dan para pemangku kepentingan di seluruh dunia untuk memahami setiap aktivitas keuangan dan ekonomi ISIS," pungkasnya.



Sumber The Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X