Kompas.com - 26/09/2015, 19:22 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Seorang militan Islam pelaku perusakan berbagai monumen sejarah Islam, termasuk mesjid kuno, di Timbuktu, Mali, tiba di Den Haag, Belanda, untuk diadili di Mahkamah Internasional (ICC).

Menurut ICC, Ahmad al-Mahdi al-Faqi alias Abu Tourab, diserahkan kepada mereka oleh pemerintah Niger.

Ia dituding sebagai pelaku utama dalam penghancuran sembilan bangunan makam dan sebuah mesjid kuno di kota penting dalam sejarah Islam itu pada 2012.

Kaum Islamis menguasai kota di Mali itu sampai kemudian dihalau tentara Perancis pada tahun 2013.

Dalam pernyataan hari Sabtu (26/9/2015), ICC mengatakan bahwa inilah untuk pertama kalinya suatu "penghancuran bangunan-bangunan keagamaan dan monumen bersejarah" dibawa ke Mahkamah Internasional.

Disebutkan, Ahmad al_mahdi al-Faqi yang lahir 100 km di sebelah barat Timbuktu, adalah anggota Ansar Dine, sebuah kelompok terkait Al Qaeda yang menguasai sebagian besar wilayah utara Mali pada tahun 2012.

Saat berkuasa, kaum militan merusak dan menghancurkan mesjid-mesjid dan bangunan makam, dan membakar puluhan ribu naskah kuno.

Kota yang masuk Warisan Budaya Dunia UNESCO itu dianggap sebagai pusat pengajaran Islam dari abad ke 13 hingga abad ke 17.

Di masanya, di kota itu pernah berdiri 200 sekolah dan universitas yang menarik ribuan siswa dari seluruh penjuru dunia Islam.

Bangunan-bangunan makam itu merupakan persembahan bagi para pendiri Timbuktu, dan dianggap suci oleh penduduk setempat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.