Kompas.com - 25/09/2015, 02:58 WIB
Bangunan Mall Star Vista dan Stasiun MRT Buona Vista diselubungi Kabut asap, Kamis (24/09) Ericssen/Kompas.comBangunan Mall Star Vista dan Stasiun MRT Buona Vista diselubungi Kabut asap, Kamis (24/09)
|
EditorFidel Ali

SINGAPURA, KOMPAS.com - Krisis kabut asap yang menyelimuti Singapura mencapai kondisi terburuk Kamis malam ini (24/9/2015). Berdasarkan data dari National Environment Agency (NEA), standar indeks polutan (PSI) pada menembus angka di atas 200. Padahal kategori udara sehat yang bisa dihirup manusia hanya boleh memiliki PSI maksimal 100.

Sampai pukul 10 malam ini waktu setempat, angka PSI berada di rentang 223-275, mendekati angka 300 yang dikategorikan sebagai udara yang sangat beracun untuk dihirup. Angka ini adalah yang tertinggi sejak negeri Merlion diselimuti kabut asap dalam sebulan terakhir.

Pemerintah Singapura memutuskan untuk meliburkan sekolah dasar dan menengah pertama di seluruh Singapura besok Jumat di tengah kekhawatiran angka PSI akan menyentuh level 300. Dua Ujian nasional untuk bidang musik yang dijadwalkan besok diputuskan untuk ditunda sementara waktu.

Sementara itu, sekolah menengah atas, politeknik, dan universitas tetap akan beroperasi seperti biasa.

NEA memperkirakan, kondisi kualitas udara yang sudah sangat berbahaya itu akan berlanjut selama beberapa waktu ke depan karena terkait dengan arah tiupan angin. Perkantoran juga akan tetap dibuka tutur Menteri Tenaga Kerja Lim Swee Say.

"Namun perusahaan harus mempertimbangkan dengan seksama potensi negatif untuk kesehatan yang timbul akibat asap terutama untuk pekerja di lapangan" kata Menteri Lim.

Pemerintah negeri jiran juga mengumumkan akan membagi-bagikan masker gratis kepada warga negeri jiran di 108 Community Centre yang tersebar di seluruh negeri. Sejumlah jasa pengantaran makanan cepat saji seperti McDonald's, KFC dan Pizza Hut memutuskan untuk menghentikan sementara waktu jasa pengirimannya untuk menjaga keselamatan para pengendara motor yang mengantarkan makanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Otoritas Transportasi Darat (LTA) juga menyatakan operasi kereta cepat MRT dan bus akan berjalan lebih lambat jika keadaan kabut semakin buruk dan jarak padang mulai terganggu

Berdasarkan pantauan kontributor Kompas.com di Singapura, Ericssen, kondisi udara Singapura sepanjang hari sangat buruk di mana kabut asap membuat bangunan tinggi di Singapura seperti rumah susun hampir tidak terlihat. Bau asap yang sangat kuat tercium hingga menusuk hidung.

Kondisi jalanan dan lalu lintas sendiri lenggang karena hari ini adalah hari libur Hari Raya Haji. Namun jumlah warga yang menggunakan masker khususnya masker N95 meningkat tajam dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.