Kompas.com - 21/09/2015, 19:58 WIB
Papan potret Paus Fransiskus di sisi sebuah bangunan di kota New York. VOA IndonesiaPapan potret Paus Fransiskus di sisi sebuah bangunan di kota New York.
EditorFarid Assifa
AMERIKA SERIKAT, KOMPAS.com - Para pemimpin hak-hak kelompok gay ingin lebih dekat dengan Paus dan memakai pendekatan lunak untuk dapat memperbaiki hubungan dengan Gereja Katolik Roma.

Selama berbulan-bulan, para gay beragama Katolik telah merencanakan cara menyambut kunjungan Paus Fransiskus di Amerika Serikat: Melambaikan bendera pelangi, mengenakan pakaian misa bercorak pelangi dan membawa rosaria berwarna pelangi. Sebuah halaman di media sosial Tumblr sedang dibuat, dan petisi daring akan diedarkan.

Yang jelas adalah mereka tidak berniat melakukan protes, duduk bersama atau demonstrasi skala besar pada kunjungan tanggal 22-27 September tersebut, atas perlakuan terhadap umat Katolik yang gay oleh para pemimpin Gereja, yang melobi melawan pernikahan sesama jenis dan memaksa pemecatan pekerja gay dari lembaga-lembaga mereka.

Para pemimpin hak-hak kelompok gay dengan sengaja melakukan pendekatan lunak, berharap dapat memperbaiki hubungan dengan Gereja Katolik Roma, tanpa risiko menghina seorang Paus yang populer dan telah menawarkan pesan-pesan pengampunan.

Kunjungan Paus untuk pertama kalinya ke AS tersebut terjadi hanya beberapa bulan setelah peristiwa bersejarah bagi gay di Amerika, ketika Mahkamah Agung melegalkan pernikahan sesama jenis di semua 50 negara bagian.

"Kami tidak mencari peluang konfrontasi," ujar Lisbeth Melendez Rivera, ketua inisiatif Latino dan Katolik di Human Rights Campaign, yang bekerja untuk persamaan hak gay, lesbian, biseksual dan transgender (LGBT).

"Kami menginginkan dialog yang mengarah pada inklusivitas penuh bagi kelompok kami di Gereja."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para gay beragama Katolik telah disemangati pernyataan-pernyataan Paus, yang merespons, "Siapa saya yang harus menghakimi?" ketika ditanya mengenai pria-pria gay yang bekerja di keuskupan, dalam tahun pertama jabatannya sebagai Paus.

Baru-baru ini, Paus mendorong para orangtua untuk lebih menerima anak-anak mereka yang gay dan lesbian, dan bertemu secara privat dengan seorang pria transgender di Vatikan.

Meski secara terbuka mendorong gereja yang lebih inklusif, Paus Fransiskus masih terikat dengan doktrin Gereja, seperti yang ia indikasikan bulan Januari bahwa Gereja terancam dengan pernikahan sesama jenis. Perubahan dalam doktrin, seperti yang dipahami para aktivis gay, kemungkinan akan terjadi perlahan, atau tidak sama sekali.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.