Donald Trump Tak Masalah Masukkan Muslim AS di Kabinetnya

Kompas.com - 21/09/2015, 04:49 WIB
Bakal Capres AS dari Partai Republik, Donald Trump, saat tampil pada acara debat bakal Capres Partai Republik di Cleveland, Ohio (6/8/2015). AFPBakal Capres AS dari Partai Republik, Donald Trump, saat tampil pada acara debat bakal Capres Partai Republik di Cleveland, Ohio (6/8/2015).
EditorFidel Ali
IOWA, KOMPAS.com - Dalam sebuah wawancara dengan CNN, calon presiden AS Donald Trump menyebut tak masalah dengan kehadiran kaum muslim di AS. Dia bahkan tak membolehkan susunan kabinetnya diisi oleh muslimin.

"Saya suka kaum muslim. Menurut saya mereka orang-orang hebat," kata Trump menanggapi pertanyaan CNN terkait apakah muslim membahayakan AS.

Kandidat presiden dari Partai Republik ini menyatakan pendapatnya saat mengunjungi sebuah sekolah menengah di AS. Dalam sesi wawancara, Trump juga diberondong sejumlah pertanyaan terkait pernyataannya bahwa Presiden Barack Obama adalah seorang muslim, Trump pun tidak menjawab pertanyaan itu.

Tak hanya itu, seorang siswa tersebut juga sempat melontarkan pernyataan apakah Trump akan membolehkan seorang muslim amerika masuk dalam susunan kabinetnya. Trump kemudian menjawab, "Tentu saja, kenapa tidak. Tidak masalah itu."

Lebih jauh, Trump kepada CNN juga menyatakan dirinya memiliki banyak kawan dari kalangan muslim. Ia pun menilai kawan-kawannya itu cukup baik.

Meski tak masalah dengan kaum muslim di AS, Trump mengingatkan ada masalah di dalam umat muslim, yakni kelompok ekstrimis yang bertanggung jawab terhadap serangkaian aksi terorisme belakangan ini.

"Yang jelas, kami punya masalah dengan kelompok muslim radikal, itu tidak perlu dipertanyakan lagi," ucap Trump.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X