Kompas.com - 09/09/2015, 04:30 WIB
Obama menyerukan perlunya perombakan besar-besaran sistem hukum AS BBCObama menyerukan perlunya perombakan besar-besaran sistem hukum AS
EditorHindra Liauw

KOMPAS.com - Kubu Demokrat di Senat Amerika Serikat mendapat cukup suara untuk mencegah lolosnya sebuah resolusi yang menentang kesepakatan nuklir Iran.

Tiga anggota Partai Demokrat menambah dukungannya pada Selasa 8 September, menghambat penentangan Partai Republik yang membutuhkan 60 suara.

Dengan demikian Presiden Barack Obama, yang berasal dari Partai Demokrat, tidak perlu menggunakan hak vetonya.

Sebanyak 41 senator sudah menyatakan dukungan sehingga cukup untuk mencegah dipermalukannya Presiden Obama untuk memveto resolusi itu.

Kesepakatan nuklir Iran dengan enam kekuatan dunia yang dicapai Juli lalu, akan diwujudkan pada bulan November.

Kekuatan Barat ingin Iran membatasi kegiatan nuklirnya untuk menjamin agar tidak menbangun senjata nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi atas negara itu. Pemerintah Teheran berulang kali menegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai.

"Kesepakatan akan berjalan. Amerika akan menegakkan komitmennya dan akan menangkap kesempatan ini untuk menghentikan Iran mendapatkan senjata nuklir," jelas Senator Harry Reid dari Nevada.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kubu Republik menentang kesepakatan yang dianggap memberikan konsensus yang berbahaya bagi Iran. Empat anggota Demokrat juga ikut menentang.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kesepakatan dengan Iran memberikan 'jalur ke senjata nuklir'.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X