Kompas.com - 04/09/2015, 09:30 WIB
Menlu Julie Bishop dan Menlu Retno Marsudi. Deplu Australia/IstimewaMenlu Julie Bishop dan Menlu Retno Marsudi.
EditorEgidius Patnistik
CANBERRA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengungkapkan dirinya sering ber-SMS-an dengan Menlu Retno Marsudi, dan mengatakan hubungan diplomatik kedua negara kini "berjalan baik".

Hubungan diplomatik kedua negera menurun sejak terungkapnya kasus penyadapan telepon Presiden SBY dan pejabat Indonesia lainnya oleh badan intelijen Australia.

Hubungan itu mulai pulih saat pemerintahan baru Jokowi-JK, namun kembali memburuk setelah Indonesia mengeksekusi terpidana mati Bali Nine pada April lalu.

Sebagai bentuk protes, Australia membekukan seluruh kunjungan tingkat menteri ke Indonesia dan Perdana Menteri Tony Abbott pun tidak pernah melakukan kontak telepon dengan Presiden Jokowi sejak itu.

Namun, beberapa waktu terakhir, para pejabat kedua negara menyatakan kondisi hubungan sudah membaik kembali.

Yang terakhir, kemarin Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu kepada ABC mengakui hubungan militer kedua negara sudah pulih kembali.

Kamis (3/9/2015) Menlu Bishop menyatakan ia secara reguler ber-SMS-an dengan Menlu Retno. "Menlu Retno dan saya adalah teman SMS-an," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menolak kemungkinan memburuknya hubungan kedua negara untuk selamanya.

"Saya tidak percaya itu," kata Menlu Bishop. "Tentu saja dari waktu ke waktu ada ketegangan dalam hubungan kita."

"Kita adalah dua negara yang berbeda tapi bertetangga. Tapi kita saling menyadari bahwa kita harus bersahabat," tambahnya.

Menurut rencana Menteri Perdagangan Andrew Robb dalam waktu dekat akan memimpin rombongan pengusaha Australia ke Indonesia.

Begitu pula Menteri Pertanian Barnaby Joyce dijadwalkan untuk mengunjungi Indonesia terkait perdagangan ternak sapi.

Menlu Julie Bishop sendiri mengungkapkan akan berkunjung ke Indonesia pada pertengahan Oktober mendatang terkait penyerahan kursi pimpinan asosiasi negara-negara Indian Ocean Rim Association.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.