Dua Polantas Berlutut demi Hentikan Rengekan Pelanggar Lalu Lintas

Kompas.com - 31/08/2015, 21:11 WIB
Dua polisi lalu lintas di Tiongkok berlutut untuk menjelaskan arti penting aturan lalu lintas. Shanghaiist.comDua polisi lalu lintas di Tiongkok berlutut untuk menjelaskan arti penting aturan lalu lintas.
EditorFarid Assifa
KOMPAS.com - Video dua polisi berlutut untuk meminta seorang pria dan ibunya agar tidak mengeluh karena ditilang akibat berkendara sambil mabuk beredar di Weibo, semacam Twitter buatan Tiongkok.

Menurut kantor polisi lalu lintas Handan, peristiwa itu terjadi pada Jumat lalu sekitar pukul 7.48 waktu setempat di Hanwu Bridge di Handan, Provinsi Henan. Dua polisi lalu lintas merekam adegan tersebut dengan menggunakan ponsel cerdas.

Pengendara mobil tersebut benama Feng Dong dihentikan polisi lalu lintas karena mengendarai mobil sambil mabuk. Feng sendiri saat itu bersama ibunya. Sang ibu kemudian berlutut sambil merangkul kaki polisi memohon agar tidak menilangnya. Hal itu juga dilakukan oleh Feng sendiri. Bahkan, ibu dan anak itu mengancam akan menabrakn diri ke mobil jika polisi tidak memaafkannya.

Berusaha menghentikan rengekan pelanggar lalu lintas itu, kedua polisi lalu lintas juga ikut berlutut untuk menjelaskan kepada ibu dan anaknya tersebut arti penting aturan lalu lintas, dan larangan mengendarai mobil sambil mabuk.

Menurut kabar lanjutan di Weibo, meski memohon sambil berlutut, Feng tetap ditilang dan dikenai denda sebesar 1.000 RMB atau setara dengan Rp 2,2 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X