Kompas.com - 30/08/2015, 14:35 WIB
Dalam jajak pendapat skeitar 60% warga Jerman mendukung kebijakan Merkel menerima pengungsi. APDalam jajak pendapat skeitar 60% warga Jerman mendukung kebijakan Merkel menerima pengungsi.
EditorEgidius Patnistik
DRESDEN, KOMPAS.com - Sebuah demonstrasi mendukung para pengungsi digelar secara damai di kota Dresden di bagian timur Jerman.

Beberapa waktu terakhir, kota Dresden menjadi lokasi protes anti-migran yang diselenggarakan oleh kelompok sayap kanan yang berakhir dengan kekerasan.

Kanselir Jerman Angela Merkel mendapatkan ejekan ketika dia mengunjungi sebuah pusat pengungsian di dekat kota Heidenau, pekan lalu.

Negara ini diperkirakan akan menerima lebih dari 800.000 pendaftaran pencari suaka pada tahun ini, lebih banyak dibandingkan negara-negara lain di Uni Eropa.

Polisi mengatakan 1.000 orang terlibat dalam protes yang dilakukan oleh kelompok Anti-Nazi Alliance, tetapi penyelenggara mengatakan sekitar 5.000 orang ikut dalam demonstrasi tersebut.

Dresden telah menjadi pusat gerakan "anti-Islamisasi" Pediga, yang membawa ribuan orang untuk menggelar protes di jalanan sejak Oktober 2014 lalu.

Lebih dari 25.000 orang ikut dalam protes yang digelar Pegida sejak awal tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Imigrasi menjadi topik panas di Jerman pada tahun ini, ditengah peningkatan jumlah pencari suaka akibat perang di Suriah dan Irak.

Para demonstran berjalan di tengah kota dengan meneriakkan "Katakan dengan keras, katakan dengan jelas, pengungsi disambut di sini".

Laporan menyebutkan para pengungsi juga terlibat dalam aksi di sebuah tempat untuk pencari suaka.

Kanselir Merkel mengatakan tidak ada toleransi bagi mereka yang terlibat dalam kekerasan anti-imigran.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga penyiaran publik ZDF menunjukkan bahwa opini publik mendukung Merkel, dengan jumlah 60 persen warga Jerman menyatakan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu mampu untuk menerima lebih banyak pengungsi.

Walikota Dresden Helma Orosz pada awal tahun ini mengatakan sebagai kota yang hancur dalam perang melawan fasisme di Perang Dunia Kedua, Dresden merupakan kota modern yang mengutamakan nilai-nilai "keterbukaan terhadap dunia dan toleransi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.