Cucu Nelson Mandela Dituduh Perkosa Gadis di Bawah Umur

Kompas.com - 25/08/2015, 22:24 WIB
Cucu Nelson Mandela (tengah) meninggalkan pengadilan di Johannesburg, Selasa (25/8/2015), setelah hakim mengabulkan permohonan bebas bersyaratnya. Dia dituduh memperkosa seorang gadis di bawah umur awal Agustus lalu. MUJAHID SAFODIEN / AFP Cucu Nelson Mandela (tengah) meninggalkan pengadilan di Johannesburg, Selasa (25/8/2015), setelah hakim mengabulkan permohonan bebas bersyaratnya. Dia dituduh memperkosa seorang gadis di bawah umur awal Agustus lalu.
EditorErvan Hardoko

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Sebuah pengadilan di Afrika Selatan, Selasa (25/8/2015), membebaskan dengan jaminan salah satu cucu Nelson Mandela yang dituduh memerkosa seorang gadis di bawah umur.

Pemuda berusia 24 tahun itu dituduh memerkosa gadis berusia 15 tahun di sebuah pub yang populer di pinggiran utara Johannesburg pada 7 Agustus lalu.

Dia sempat ditahan selama 10 hari sebelum pengadilan Johannesburg membebaskannya setelah dia membayar uang jaminan sebesar 538 dollar AS atau sekitar Rp 7,5 juta.

Sesuai undang-undang Afrika Selatan, tersangka dalam kasus pemerkosaan tidak boleh disebutkan identitasnya hingga mereka mengajukan permohonan ke pengadilan.

Dalam sidang, kuasa hukum cucu Mandela mempertanyakan usia korban. Dia berargumen bahwa korban berusia 16 tahun, yang artinya secara hukum gadis itu sudah boleh melakukan hubungan seks.

"Dia tak ingin diadili sebagai salah seorang keluarga Mandela. Dia ingin diadili sebagai orang biasa," ujar sang kuasa hukum, Marinda Veldsman.

Hakim Paul du Plessis memerintahkan cucu Mandela itu untuk menyerahkan paspornya dan diminta tidak menghubungi para saksi mata sebagai bagian dari pembebasan bersyaratnya.

Cucu Mandela itu juga dilarang meninggalkan Provinsi Gauteng menjelang sidang selanjutnya yang dijadwalkan pada 16 September mendatang.

Ini adalah kasus terbaru yang mencoreng keluarga pahlawan Afrika Selatan yang meninggal dunia pada 2013. Awal tahun ini, Mandla Mandela, cucu tertua sang negarawan, terbukti menyerang seorang pengendara sepeda motor dalam sebuah perselisihan di jalan raya.

Pengadilan menjatuhkan hukuman percobaan selama tiga tahun, tetapi Mandla masih mengajukan banding.



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X