Sempat Ada Kepanikan, Penerbangan Garuda Indonesia dari Melbourne Selamat Mendarat di Jakarta

Kompas.com - 24/08/2015, 14:43 WIB
Letupan pendingin minuman anggur diduga disebabkan oleh korsleting listrik. ABCLetupan pendingin minuman anggur diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Sebuah insiden terjadi di kabin Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA717 dari Melbourne ke Jakarta pada Sabtu (22/8/2015). Meski sejumlah penumpang merasa resah akibat adanya suara dentuman dari kelas bisnis, penerbangan itu tetap dilanjutkan, dan pesawat mendarat tepat waktu di Jakarta.

Menurut laporan yang diterima ABC International di Melbourne, sejumlah penumpang mendengar suara dentuman keras dari dapur di kelas bisnis.

"Suara terdengar keras. Beberapa makanan dan minuman berserakan," ujar salah seorang penumpang, yang menolak namanya disebutkan.

Insiden tersebut terjadi sekitar dua jam setelah pesawat lepas landas dari Bandara Tullamarine di Melbourne menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Penerbangan Melbourne-Jakarta ditempuh selama hampir 7 jam.

Beberapa penumpang mengaku sempat panik, apalagi setelah mengetahui ada seorang pramugari yang terluka di bagian kepala.

Sementara itu, ada pula di antara penumpang yang meminta penjelasan dari kapten, dan menanyakan apakah sebaiknya pesawat melakukan pendaratan darurat.

Informasi mengenai insiden tersebut telah dibenarkan oleh pihak Garuda Indonesia di Jakarta.

"Ada insiden kecil yang terjadi dalam penerbangan GA717 rute Melbourne menuju Jakarta," kata Benny Butarbutar, VP Corporate Communications Garuda.

"Suara letupan ini berasal dari wine chiller (pendingin minuman anggur) di dapur pesawat, penyebabnya diduga akibat korsleting listrik," ujarnya kepada Erwin Renaldi dari ABC.

Benny menambahkan, pramugari yang terluka mendapat bantuan dari dua penumpang yang kebetulan dokter. Ketika mendarat di Jakarta, pramugari tersebut langsung dibawa ke rumah sakit.

Saat ditanya apakah pilot pesawat telah mengambil keputusan yang benar untuk melanjutkan penerbangan, Benny menjawab bahwa kapten telah menjalankan prosedur penerbangan.

"Prosedurnya adalah melaporkan insiden, kemudian situasinya diperiksa. Karena dilaporkan bahwa kondisi telah tertangani, maka diputuskan untuk melanjutkan penerbangan," ujarnya.

Benny juga mengatakan bahwa tidak ada penumpang yang terluka karena insiden ini, dan pesawat mendarat di Jakarta tepat waktu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X