7 Board Game Bertemakan Indonesia

Kompas.com - 23/08/2015, 10:16 WIB
Fatimah Kartini Bohang Salah satu prototipe Board Game buatan tim peserta
KOMPAS.com - Saat ini, setidaknya sudah ada puluhan hingga ratusan ribu judul permainan papan ( board game) yang beredar di seluruh dunia. Dari judul-judul tersebut, ternyata sudah ada segelintir kecil yang bertemakan Indonesia.

Board game sendiri tumbuh dan berkembang pesat di belahan benua Eropa, terutama di Jerman. Setiap tahunnya ada begitu banyak judul baru yang dicetak dan dirilis di belahan negeri itu.

Siapa sangka, produsen dan pembuat board game asal Eropa itu ada yang melirik Indonesia sebagai sumber temanya. Akan tetapi, kebanyakan dari game tersebut tidak banyak menceritakan tentang Indonesia, selain hanya untuk referensi visual saja.

Dari tahun 1990 hingga sekarang, tercatat ada setidaknya ada 7 board game asal luar negeri yang bertemakan Indonesia. Beberapa di antaranya sudah cukup sulit untuk dicari.

Berikut daftar judul-judulnya, seperti KompasTekno rangkum dari BoardGame.id, Minggu (23/8/2015).

1. Papua (1992)

BoardGame.id Board Game Papua

Board game mengenai pulau Papua ini dibuat oleh Thilo Hutzler asal Jerman. Board game tersebut terkesan sedikit komedi, yakni bagaimana menyelamatkan diri menuju perahu sebelum dijadikan sup oleh suku pedalaman di Papua.

2. Java (2000)

BoardGame.id Board game Java

Board game ini dibuat oleh Michael Kiesling dan Wolfgang Kramer. Keduanya berasal Jerman.

Permainan tersebut akan mengajak pemain untuk berlomba-lomba membangun desa. Pemain juga akan diajak untuk membuat sistem irigasi, lalu membajak sawah.

Pemain dengan peradaban termaju akan dinyatakan sebagai pemenang.

3. Bali (2001)

BoardGame.id Board Game Bali

Game ini pun dibuat oleh orang Jerman. Kali ini, si pengarang bernama Uwe Rosenberg.

Game tersebut menceritakan dalang wayang yang berpetualangan dari satu pulau ke pulau lain. Dalang akan menantang dalang lain di suatu pulau.

Jika ia sukses menyerbarkan budaya wayang, pemain ini akan memenangkan permainan.

Fakta uniknya, meski menggunakan nama Bali, pemain sama sekali tidak bakal menemukan Bali sebagai pulau yang akan dikunjungi.

4. Indonesia (2005)

Splotter Spellen via Boardgamegeek Cover box untuk game berjudul 'Indonesia'.

Kali ini, board game tersebut bukanlah buatan Jerman, melainkan orang Belanda. Joris Wiersinga, nama si pengarang. Kebetulan kami pernah berkesempatan jumpa dengan Joris Wiersinga, pada 2014 lalu, simak dalam tulisan ini.

Board game ini bisa dikatakan sebagai game legendaris. Pasalnya, ia dinilai sebagai board game paling rumit di dunia. "Indonesia" pun sudah cukup sulit ditemukan di pasar.

Pemain nantinya akan berperan sebagai pedagang yang ditunjuk Sultan dari Solo (mungkin, maksudnya adalah Mataram. Ia akan memperbutkan komoditi pangan dan juga kapal dengan menguasai pelabuhan.

Pemain yang memiliki kekayaan paling banyak yang akan memenangkan permainan.

5. Borneo (2007)

BoardGame.id Board game Borneo

Nama lain dari pulau Kalimantan ini dibuat oleh seorang Italia bernama Paolo Mori.

Borneo bercerita pemain yang akan bertindak sebagai pedagang rempah-rempah pada abad ke-17. Setiap pemain bertugas untuk lebih sukses dari pemain lain untuk menunjukkan, ialah juragan rempah-rempah paling hebat.

6. Batavia (2008)

BoardGame.id Board game Batavia

Mengambil asal nama Jakarta, Batavia dibuat oleh Dan Glimne & Grzegorz Rejchtman yang berasal dari Swedia.

Di Batavia, pemain adalah bagian dari kongsi dagang Hindia Timur, Inggris, Belanda, Swedia, Denmark, dan Prancis. Pemain harus berlomba untuk mengunjungi setiap Pos Perdagangan milik lawan.

Meski mengambil nama Batavia, sayangnya Indonesia tidak menjadi kongsi dagang yang ada dalam permainan. Tampaknya, si pembuat game hanya menjadikan Batavia sebagai sumber visual permainan saja.

7. Expedition Sumatra (2010)

BoardGame.id Board game Expedition Sumatra

Ekspedisi Sumatra adalah buah karya Jens Jahnke & Britta Stöckmann dari Jerman.
 
Board game ini menceritakan pemain sebagai anggota tim dari balai observasi hewan lindung asal Eropa. Pemain akan menelusuri petak-petak dalam papan yang disimbolkan sebagai hutan-hutan di Sumatra.

Tugas pemain adalah menemukan dan membawa keluar hewan-hewan yang terancam punah sebelum diincar oleh pemburu liar.

Seperti yang telah dilihat, meski mengambil tema Indonesia, semua board game tersebut dibuat oleh orang asing. Jika orang asing saja mau membuat permainan dengan tema Indonesia, mengapa kita yang orang Indonesia tidak mau membuat tema permainan dari Tanah Air?

Untungnya, saat ini ada cukup banyak boardgame yang dibuat oleh kreator asli Indonesia, dengan tema yang beragam. Termasuk yang membawa tema Indonesia. Sebut saja game seperti Mat Goceng atau Mahardika terbitan Manikmaya. Kompetisi Boardgame Challenge yang digelar Kompas pun menuai cukup banyak karya yang menjanjikan.

Semoga untuk ke depannya dunia boardgame di Indonesia akan semakin semarak.

Halaman:


PenulisDeliusno
EditorWicak Hidayat

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X