Disangka Tewas, Pria Suriah Malah Hadiri Pemakamannya Sendiri

Kompas.com - 23/08/2015, 09:09 WIB
Mohammed Rayhan disangka tewas setelah tertimbun reruntuhan bangunan lebih dari dua hari. Tiba-tiba dia malah mendatangai upacara pemakamannya sendiri. Al ArabiyaMohammed Rayhan disangka tewas setelah tertimbun reruntuhan bangunan lebih dari dua hari. Tiba-tiba dia malah mendatangai upacara pemakamannya sendiri.
EditorErvan Hardoko

DAMASKUS, KOMPAS.com — Sempat dinyatakan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan bangunan, pria Suriah malah hadir di pemakamannya sendiri. Kisahnya berawal ketika pasukan Pemerintah Suriah mengebom sebuah pasar di kota Douma, yang terletak di sebelah timur ibu kota Damaskus.

Setelah serangan usai, diketahui 117 orang tewas, termasuk Mohammed Rayhan, yang tertimbun reruntuhan bangunan. Setelah lebih dari 24 jam tak bisa diselamatkan, keluarga Rayhan sudah pasrah dan akhirnya memutuskan untuk menggelar ritual pemakaman.

Namun, setelah hampir dua hari tertimbun di bawah reruntuhan, tim penyelamat menemukan Rayhan dalam kondisi selamat dan hanya menderita luka ringan. Tanpa menunggu lama, dengan rambut dan tubuh masih dipenuhi debu bekas reruntuhan, Rayhan bergegas pulang ke kediamannya.

Di kediamannya, keluarga, kerabat, dan para tetangga tengah memasuki hari berkabung terakhir ketika Rayhan yang penuh debu masuk lewat pintu depan.

Kontan saja, suasana duka yang masih berlangsung itu seketika berubah menjadi sukacita. Rayhan kini digelari "Syuhada yang Hidup" setelah keajaiban yang meloloskannya dari maut.

Foto keluarga Rayhan yang sukacita diunggah ke media sosial Facebook milik Komiter Koordinasi Lokal Suriah, sebuah kelompok oposisi.

Namun, kisah ajaib seperti yang dialami Rayhan beberapa kali terjadi di negeri yang masih dirundung perang itu. Demikian kata Direktur Lembaga Pemantau HAM Suriah, Rami Abdurrahman.

"Biasanya, kisah seperti ini melibatkan anak-anak. Saya pernah mendengar seorang bocah berusia tiga tahun yang sudah disangka tewas oleh keluarganya ditemukan selamat di bawah reruntuhan," ujar Rami.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X