Wabah Tifus Merebak di Kamp Pengungsi Palestina di Suriah

Kompas.com - 19/08/2015, 18:14 WIB
PBB mengatakan sekitar 18.000 pengungsi Palestina berada di dalam kamp Yarmouk, Suriah. bbcPBB mengatakan sekitar 18.000 pengungsi Palestina berada di dalam kamp Yarmouk, Suriah.
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com — Badan PBB urusan pengungsi Palestina (UNRWA), Selasa (18/8/2015), menyatakan, telah terjadi wabah tifus yang melanda warga kamp pengungsi Palestina yang terkepung di pinggiran ibu kota Suriah, Damaskus.

Juru bicara UNRWA, Christopher Gunness, mengatakan, staf organisasi itu mendapatkan akses untuk memasuki Yalda, sebuah area di sisi timur kamp pengungsi Yarmouk, Damaskus.

Lewat kawasan inilah, UNRWA untuk pertama kalinya sejak 8 Juni lalu bisa membawa masuk sebuah mobil layanan kesehatan ke dalam kamp yang kini menampung pengungsi Palestina dan Suriah itu.

Dalam laporannya, UNRWA menyatakan, sebanyak enam orang dipastikan meninggal dunia akibat wabah penyakit itu. UNRWA menambahkan, pihaknya telah menerima "laporan kredibel" bahwa tifus juga merebak di wilayah lain, seperti Yarmouk, Yalda, dan dua lokasi lain, yaitu Babila dan Beit Sahem.

Meski berhasil masuk ke dalam kamp tersebut, UNRWA hanya bisa memberikan layanan kesehatan terbatas ditambah pasokan air bersih, sanitasi, dan obat-obatan untuk warga kamp pengungsi.

Pada Juni lalu, komisioner jenderal UNRWA Pierre Krahenbuhl mengatakan, sebelum perang Suriah pecah pada 2011, terdapat 160.000 pengungsi Palestina tinggal di kamp Yarmouk dan sebagian besar mereka memiliki pekerjaan.

Namun, saat Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memasuki kamp tersebut pada awal April lalu, hanya terdapat 18.000 pengungsi di sana dan beberapa ribu orang lainnya telah melarikan diri sejak ISIS menduduki tempat itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X