Kompas.com - 17/08/2015, 01:12 WIB
Mobil yang terbakar di lokasi ledakan dahsyat di Tianjin, Tiongkok, 13 Agustus 2015. Dua ledakan besar mengoyak kawasan industri tempat gas dan bahan kimia beracun, menewaskan setidaknya 44 orang dan 520 orang terluka. AFP PHOTO / STRMobil yang terbakar di lokasi ledakan dahsyat di Tianjin, Tiongkok, 13 Agustus 2015. Dua ledakan besar mengoyak kawasan industri tempat gas dan bahan kimia beracun, menewaskan setidaknya 44 orang dan 520 orang terluka.
EditorBayu Galih

KOMPAS.com - Jumlah korban tewas akibat ledakan di Tianjin, China, meningkat. Berdasarkan keterangan dari pejabat China, Minggu (16/8/2015), sedikitnya 112 orang tewas dan lebih dari 700 dirawat di rumah sakit,

Para pejabat China mengatakan, tim telah mengidentifikasi 24 orang yang tewas. Sedangkan 88 korban tewas lainnya masih harus diidentifikasi.

Adapun, menurut laporan kantor berita Xinhua, seorang pria ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi ledakan.

Menurut laporan itu, pria tersebut bisa berbicara ketika ia ditemukan. Sekarang, pria tersebut berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu warga yang berlindung di sebuah sekolah, yang digunakan sebagai tempat berlindung sejak bencana tersebut terjadi, diminta untuk memakai masker dan celana panjang.

Pihak berwenang Cina telah memerintahkan evakuasi warga dalam radius 3 km dari lokasi ledakan di Tianjin karena dikhawatirkan akan ada kontaminasi bahan kimia.

Permintaan tersebut dilakukan setelah adanya perubahan dalam arah angin, dan polisi mengkonfirmasi bahwa sodium sianida yang sangat beracun ditemukan di dekat lokasi ledakan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X