Jumlah Korban Ledakan di Tianjin Meningkat Jadi 85 Orang

Kompas.com - 15/08/2015, 16:40 WIB
Gudang penyimpanan milik Ruihai Logistics menampung sejumlah zat kimia BBCGudang penyimpanan milik Ruihai Logistics menampung sejumlah zat kimia
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - Jumlah korban meninggal akibat dua ledakan dahsyat di Kota Tianjin, China, telah bertambah dari 50 orang menjadi 85 orang, menurut keterangan pejabat setempat.

Di antara korban meninggal terdapat sedikitnya 21 petugas pemadam kebakaran. Adapun jumlah korban cedera dilaporkan mencapai 721 orang.

Sampai saat ini penyebab ledakan masih diselidiki. Para pejabat mengonfirmasi bahwa ada zat kimia kalsium karbida, potasium nitrat, dan sodium nitrat di dalam gudang penyimpan milik perusahaan Ruihai Logistics.

Namun, berdasarkan laporan surat kabar People’s Daily, gudang itu juga menyimpan sodium sianida dan amonium nitrat.

Masih menurut harian tersebut, manajer Ruihai Logistics telah ditahan karena bangunan perusahaan dinilai melanggar keselamatan kerja mengingat bahan berbahaya seharusnya disimpan setidaknya satu kilometer dari bangunan publik dan jalan raya.

Faktor air

Setelah ledakan terjadi, berbagai dugaan mengenai penyebab insiden itu beredar di masyarakat. Selain dugaan bahwa ledakan disebabkan zat kimia di gudang Ruihai Logistics, tudingan juga mengarah ke dinas pemadam kebakaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para petugas pemadam dinilai melakukan kesalahan karena menyemprotkan air ke arah gudang penyimpanan zat kimia yang juga menampung kalsium karbida.

“Kami tahu di dalam ada kalsium karbida. Namun, kami tidak tahu apakah zat itu telah meledak. Pada saat itu tiada seorang pun tahu, bukan karena para petugas pemadam bodoh,” kata pejabat dinas pemadam kebakaranm Lei Jinde.

Berdasarkan perkiraan para pakar, ledakan pertama setara dengan tiga ton TNT yang disusul ledakan kedua yang setara dengan 21 ton TNT.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X