Kompas.com - 31/07/2015, 23:21 WIB
EditorErvan Hardoko
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Jumat (31/7/2015), membantah negerinya selama ini membantu Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia mengklaim ISIS justru telah menghancurkan reputasi Islam.

"Satu-satunya yang jadi perhatian kami adalah Islam, Islam, dan Islam," kata Erdogan di hadapan sebuah lembaga riset saat melakukan kunjungan kerja tiga hari di Indonesia.

"Mustahil bagi kami untuk menerima rusaknya nama baik Islam. Akibat semua ini, reputasi Islam kini hancur," kata Erdogan.

Dalam kesempatan itu, Erdogan menegaskan, Turki justru menderita "kekalahan signifikan" dalam perang melawan teroris. Meski demikian, Erdogan bertekad untuk meneruskan operasi militer yang sudah digelar selama beberapa hari terakhir ini.

"Berbagai rekaman yang disiarkan ke seluruh dunia oleh organisasi ini (ISIS) benar-benar menghancurkan persepsi dunia terhadap Islam dan Muslim. Kita harus melawan seperti yang dilakukan Turki," ujar Erdogan sambil menambahkan ISIS tak memiliki tempat dalam Islam.

Dia menambahkan, terdapat "kekuatan gelap" yang menyebarkan propaganda hitam untuk menghancurkan citra negerinya di mata dunia internasional.

"Sayangnya, kekuatan hitam ini menyebarkan propaganda bahwa Turki justru membantu organisasi teroris ini (ISIS)," kata Erdogan.

"Turki belum pernah terlibat dalam sebuah skenario seperti ini dan tidak akan pernah," kata Erdogan.

Sebelumnya, Turki enggan melibatkan diri dalam operasi militer melawan ISIS. Penolakannya terhadap permintaan penggunaan pangkalan udaranya digunakan jet-jet tempur AS sempat membuat Washington geram.

Turki akhirnya melakukan serangan udara ke posisi ISIS di Suriah setelah sebuah aksi bom bunuh diri terjadi di kota perbatasan Suruc yang menewaskan 32 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.