David Cameron Bertanya soal Anwar Ibrahim

Kompas.com - 31/07/2015, 07:10 WIB
Perdana Menteri Inggris David Cameron memberikan keterangan pers usai pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (27/7/2015) petang. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESPerdana Menteri Inggris David Cameron memberikan keterangan pers usai pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (27/7/2015) petang.
EditorHindra Liauw

KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris David Cameron bertanya kepada rekannya dari Malaysia, Najib Razak, mengenai pemenjaraan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim dan kondisi seputar penahanannya.

Cameron yang berada di Kuala Lumpur sebagai bagian dari kunjungannya ke Asia Tenggara, dilaporkan juga mendiskusikan tuduhan korupsi dalam pertemuan empat mata dengan Najib Razak, Kamis (30/07).

Perdana Menteri Malaysia itu tengah dituduh menerima sekitar 700.000 dollar AS yang diduga ada kaitannya dengan perusahaan investasi negara 1MDB.

Ia telah memecat wakilnya dan jaksa agung Malaysia yang sedang menyelidiki kasus korupsi tersebut.


Najib Razak sejauh ini tidak mengomentari langsung dugaan aliran dana ke rekeningnya, tetapi ia hanya bersikukuh bahwa ia tak menggunakan uang untuk keperluan pribadinya.

Ia juga mengatakan bahwa tuduhan korupsi itu bermotif politik untuk menjatuhkan dirinya.

Sesudah pertemuan empat mata itu, Cameron dan Razak mengadakan pertemuan yang juga dihadiri oleh pejabat senior kedua negara.

Pada kesempatan itulah Cameron bertanya mengenai Anwar Ibrahim, terutama "perlakuan yang diterima Anwar di penjara dan kekhawatiran mengenai hal itu".

Sementara itu penasehat keamanan Cameron, Sir Kim Darroch sebelumnya bertemu dengan putri Anwar Ibrahim.

Dalam pertemuan yang diatur tergesa-gesa itu, keduanya diketahui membicarakan mengenai perlakuan terhadap Anwar dan "isu lebih besar seputar politik dan kebebasan pers".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X