Kompas.com - 30/07/2015, 10:38 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com - India telah mengeksekusi Yakub Memon, pria yang didakwa membiayai pengeboman Mumbai pada 1993.

Pemerintah negara bagian Maharashtra membenarkan terjadinya eksekusi tersebut. Memon digantung di penjara di Nagpur, di negara bagian barat.

Pengeboman beruntun itu menewaskan 257 orang, dan diduga dilakukan untuk membalas kasus pembunuhan kaum muslim beberapa bulan sebelumnya.

India jarang menjatuhkan hukuman mati, bahkan hanya tiga eksekusi dilakukan sejak 1995.

Memon menjalani eksekusi hanya beberapa jam setelah mahkamah agung menolak permintaan terakhirnya untuk menunda hukuman.

Di Mahkamah Agung, pengacara Memon mengajukan keberatan, dengan alasan bahwa eksekusi hanya bisa dilakukan tujuh hari setelah penolakan permohonan pengampunan.

Namun, dalam pembacaan putusan lepas dini hari, Mahkamah menyatakan bahwa karena permohonan ampunan pertamanya sudah ditolak tahun lalu, maka eksekusi sudah memenuhi prosedur, tulis media India.

Ada penjagaan keamanan yang ketat di sekitar penjara pada Kamis (30/7/2015) pagi, dan sebagian di ibu kota negara bagian, Mumbai.

Pengadilan khusus menjatuhkan hukuman mati pada Memon, seorang akuntan, pada tahun 2007 setelah menyatakan dia terbukti menyediakan dukungan dana dan logistik untuk pengeboman tersebut.

Kasusnya membelah opini masyarakat di India. Banyak yang meminta penundaan eksekusinya.

Saudara laki-laki Memon, Tiger Memon, dianggap sebagai otak pengeboman bersama dengan Dawood Ibrahim. Keduanya masih berada dalam pelarian.

Mereka yang menolak hukuman mati itu mengatakan bahwa Yakub Memon dihukum karena kejahatan saudara laki-lakinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.