AS-Turki Sepakat Ciptakan Zona Bebas dari ISIS di Suriah Utara

Kompas.com - 27/07/2015, 21:30 WIB
Sejumlah tank milik Angkatan Darat Turki bersiaga di sebuah bukit di desa Mursitpinar yang terletak tepat di seberang perbatasan dengan Suriah tak jauh dari kota Kobani yang menjadi ajang pertempuran antara milisi Kurdi dan ISIS. ARIS MESSINIS / AFPSejumlah tank milik Angkatan Darat Turki bersiaga di sebuah bukit di desa Mursitpinar yang terletak tepat di seberang perbatasan dengan Suriah tak jauh dari kota Kobani yang menjadi ajang pertempuran antara milisi Kurdi dan ISIS.
EditorErvan Hardoko
ADDIS ABABA, KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat dan Turki, Senin (27/7/2015), sepakat untuk membasmi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dari wilayah utara Suriah. Demikian disampaikan seorang pejabat senior AS.

"Tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan sebuah zona bebas dari ISIS dan memastikan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan Suriah," ujar pejabat yang tak mau disebutkan namanya.

Kesepakatan itu muncul sepekan setelah kekerasan berdarah di Turki yang oleh pemerintah diyakini didalangi baik pemberontak Kurdi PKK dan ISIS.

Serangkaian kekerasan di Turki itu termasuk sebuah serangan bom bunuh diri yang menewaskan 32 orang dan sebuah bom mobil yang menewaskan dua tentara Turki.


Pejabat AS tersebut membeberkan informasi ini saat mendampingi Presiden Barack Obama saat berkunjung ke Etiopia.

Dia menyebut, rincian terkait zona bebas dari ISIS itu "masih dibicarakan" namun yang jelas setiap kerja sama militer di kawasan tersebut tidak akan termasuk pemberlakukan zona larangan terbang yang selama ini diminta Turki.

Namun, banyak pihak menduga kesepakatan yang dibuat Turki ini lebih dari upaya untuk memangkas kemampuan tempur Kurdi di Suriah dan Irak dibanding untuk memerangi ISIS.

Etnis Kurdi mendiami kawasan "sabuk" yang memanjang dari Suriah, Turki, Irak dan Iran yang sejak semua wilayah yang didiami Kurdi ini menuntut kemerdekaan, sebuah tuntutan yang tak akan dipenuhi Ankara.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X