Turki Identifikasi Tersangka Aksi Bom Bunuh Diri di Suruc

Kompas.com - 21/07/2015, 18:04 WIB
Aparat Turki mengumpulkan jasad korban tewas dalam sebuah aksi yang diduga bom bunuh diri di sebuah pusat kebudayaan kota Suruc, yang terletak tak jauh dari perbatasan dengan Suriah, Senin (20/7/2015). ILYAS AKENGIN / AFPAparat Turki mengumpulkan jasad korban tewas dalam sebuah aksi yang diduga bom bunuh diri di sebuah pusat kebudayaan kota Suruc, yang terletak tak jauh dari perbatasan dengan Suriah, Senin (20/7/2015).
EditorErvan Hardoko
SURUC, KOMPAS.com - Pemerintah Turki, Selasa (21/7/2015), mengatakan telah mengidentifikasi seorang tersangka yang terkait aksi bom bunuh diri di kota Suruc yang menewaskan 32 orang. Demikian penjelasan PM Ahmet Davutoglu.

"Salah seorang tersangka sudah teridentifikasi. Semua jaringan internasional dan domestik yang terkait para tersangka sedang diselidiki," tambah Davutoglu.

"Langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mencari siapapun yang bertanggung jawab atas serangan itu sedang ditempuh. Tak seorangpun seharusnya meragukan niat pemerntah ini," kata Davutogle.

Dia menambahkan, kemungkinan besar serangan di Suruc itu dilakukan pengebom bunuh diri yang terkait dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). "Kami berharap hasil investigasi bisa mengungkap masalah ini secepatnya. Saat ini korban tewas telah mencapai 32 orang dan 29 orang lain masih dirawat," tambah dia.

Davutoglu menambahkan pada Rabu kabinetnya akan menggelar pertemuan. Dia juga membantah kabar yang menyebut China dan Turki telah mendorong ISIS di masa lalu.
"Turki dan pemerintahan AKP tidak memiliki hubungan langsung baik langsung atau tidak langsung.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X