Kompas.com - 14/07/2015, 17:14 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif melambaikan tangan dari balkon hotel Palais Coburg, Vienna tempat perundingan nuklir Iran digelar. JOE KLAMAR / AFP Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif melambaikan tangan dari balkon hotel Palais Coburg, Vienna tempat perundingan nuklir Iran digelar.
EditorErvan Hardoko
VIENNA, KOMPAS.com - Kepala Badan Atom PBB (IAEA), Selasa (14/7/2015), mengatakan telah menandatangani sebuah "peta jalan" dengan Iran yang memungkinan penyelidikan upaya negeri itu mengembangkan persenjataan nuklir.

Yukiya Amano, kepala IAEA, mengatakan berencana melaporkan hasil investigasi terkait program nuklir Iran pada 15 Desember mendatang.

"Saya baru saja menandatangani peta jalan antara Republik Islam Iran dan IAEA untuk klarifikasi berbagai isu di masa lalu dan masa kini terkait program nuklir Iran," ujar Amano di Vienna, Austria.

IAEA sudah lama mencoba menggelar penyelidikan terkait dugaan bahwa hingga 2003, program nuklir Iran kemungkinan memiliki "dimensi militer". Singkat kata, Iran dituding tengah melakukan riset untuk mengembangkan bom nuklir.

Selama ini Iran terus membantah tudingan tersebut karena menganggap informasi itu berdasarkan laporan intelijen musuh-musuh negeri itu untuk IAEA yang dianggap bias. Sejak tahun lalu, rencana penyelidikan IAEA terkatung-katung.

Salah satu yang menjadi ganjalan adalah keinginan IAEA meneliti lokasi-lokasi militer di mana aktivitas yang dicurigai sebagai pengembangan senjata nuklir berlangsung, salah satunya di pangkalan militer Parchin.

"Peta jalan membuka serangkaian kegiatan dalam beberapa bulan ke depan, termasuk penjelasan Iran terkait beberapa isu penting," lanjut Amano.

Sementara itu, kesepakatan lebih luas antara Iran dan enam negara kekuatan utama dunia dijadwalkan bakal diumumkan pada Selasa. Inti dari kesepakatan itu adalah Iran akan mengurangi aktivitas nuklirnya dengan imbalan pencabutan sejumlah sanksi ekonomi.




Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X